Sabtu, 11 April 2026

Olahraga

Berawal dari Gemar Baca Buku Bola, Yanto Basna Berkeinginan Bermain di Liga Jepang

Jumat, 11 Februari 2022 17:25 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - “Saya harus main bola diluar negeri, semua karena saya suka baca buku bola,” kata Yanto Basna dalam mengawali mimpi besarnya.

Bagi pecinta sepakbola Tanah Air, siapa yang tak kenal dengan pemain bernama lengkap Rudolof Yanto Basna

Sosok bertinggi besar itu sempat menjadi idola hangat publik Siliwangi hingga bumi Jakabaring.

Jauh hari sebelum Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman viral karena berkarir di Eropa, Yanto Basna sudah lebih dulu makan garam sepakbola Uruguay hingga Negeri Gajah Putih.

Dalam bincang ekslusif bersama Tribun-Papua.com dalam segmen Lego Papua, pemain asal Sorong itu banyak bercerita terkait karir sepakbolanya yang cukup mengejutkan.

Sepak Bola Amatir

“Awalnya saya tidak serius main bola, ingin mengganti bapak saya jadi PNS di Kantor Gubernur Papua,” buka Yanto Basna.

Baca: Yanto Basna Tanggapi Rumor ke Persija, Tegaskan Menolak karena Bahagia Berkarier di Thailand

Semasa kecil, Basna sudah memiliki rekan bermain bola yang sepadan yakni Terens Puhiri, keduanya kerap mengolah si kulit bundar diujung Pantai Base G.

“Saya sempat pindah ke Sorong, lalu bakat mulai muncul hingga tembus seleksi PPLP Papua,” sambungnya.

Dengan bakat serta kerja keras tinggi, Basna mendapatkan pengalaman berharga dengan menembus Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Uruguay.

Yaitu program pembinaan usia muda untuk berkompetisi di Eropa milik PSSI.

“Saya menyelesaikan latihan lama disana, jadi satu-satunya anak Papua yang bertahan tiga tahun di Uruguay sampai program selesai,”ujarnya.

Kembali ke Tanah Air, Basna langsung masuk dalam skuad Timnas U-19 bersama Evan Dimas Cs dan meraih juara Piala AFF 2013.

Pengalaman Menterang Tapi Ditolak Banyak Klub Liga 1

Namun dengan modal pengalaman luar biasa di Uruguay hingga skuad Merah Putih, rupanya tidak membuat Yanto Basna mudah menemukan klub profesional pertamanya.

“Saya ikut seleksi dibanyak klub Liga 1, hampir semua tolak saya, padahal saya alumni Timnas” ujarnya tertawa mengingat kisah itu.

Hingga akhirnya Mitra Kukar membuka pintu untuk menjajal pemain asal Papua itu.

Tampil perkasa bersama Naga Mekes membuat Yanto Basna akhirnya banyak dilirik sejumlah klub elit.

Persib Bandung kemudian dipilih sang pemain dengan faktor tak ingin meninggalkan dunia pendidikan.

Baca: Kisah Yanto Basna, Pemain Indonesia yang Berlaga di Liga Thailand

“Berhubung kuliah saya di Jogja, akhirnya saya pilih Bandung karena cukup dekat untuk pulang pergi,” lanjutnya.

Memiliki pergaulan yang cukup luas di Kota Kembang, sang anak Papua akhirnya memiliki cita-cita anyar bermain sepakbola diluar negeri.

“Dulu di Persib Bandung ada Vladimir Vujovic buat buku biografi dengan judul Hati Biru, saya juga ingin bikin,” ungkap sang pemain.

Dengan tekad membuat buku biografi, Yanto Basna mendapat banyak masukan dari para seniornya di Maung Bandung.

“Mereka bilang kalau mau buat buku ya harus jadi kapten Timnas atau main diluar negeri dulu,” jelasnya.

“Sejak saat itu saya target main diluar negeri agar bisa merilis buku biografi, terserah kemana saja, pokoknya harus keluar dari Indonesia,” kelakar Basna.

Ditipu Agen Hingga Dikira Pemain Afrika

Pucuk dicinta ulam pun tiba, Yanto Basna akhirnya mendapat tawaran bermain di Thailand setelah sempat merumput semusim di Sriwijaya FC.

“Tapi saya ditipu agen, katanya bermain di Liga 1, ternyata saya dibawa main di Liga 2 Thailand bersama Khon Kaen FC,” ungkap Yanto Basna.

“Bahasa jadi masalah besar, saya awalnya tidak mengerti bahasa Inggris dan Thailand, jadi pemain mau komunikasi harus lewat chat dan saya translate dahulu,”ujarnya.

Baca: Profil Rudolof Yanto Basna - Pemain Sepak Bola Profesional

“Saya dulu dikira pemain dari Afrika atau Prancis, saya selalu katakan Papua dan lama-lama mereka mengerti,” paparnya.

Kini Yanto Basna telah empat musim lebih merumput di Liga Thailand.

Bahkan, sang pemain terlah berhasil menembus kasta tertinggi sepak bola Negeri Gajah Putih.

Menjadi punggawa asing PT Prachuap FC, Basna menjadi sosok tak tergantikan dilini pertahanan.

Ia juga kerap kali masuk nominasi sebelas pemain terbaik dalam satu pekan di Liga 1 Thailand.

Kini cita-cita bertingkat lainnya telah ditetapkan, sang pemain ingin menjajal kompetisi Liga Jepang.

“Tidak masalah harus dari Liga 2 Jepang dahulu, intinya main disana, sepakbola mereka levelnya sangat berbeda,” harap Basna.

“Ini impian saya sekarang, bermain di Liga Jepang, kalau sukses baru saya berpikir ke Eropa,” pungkas sang pemain. (*)

# Yanto Basna # Rudolof Yanto Basna # BRI Liga 1

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved