Jumat, 17 April 2026

Kasus Subang

Babak Baru Kasus Subang, Muncul Petisi soal Uang Yayasan hingga Nama Baru

Jumat, 4 Februari 2022 17:33 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang belum kunjung terungkap.

Kematian tragis ibu dan anak di Subang yang ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard di Desa Ciseuti, Jalan Cagak, Subang (18/8/2021) lalu masih menjadi misteri.

Target Polda Jabar mengungkap kasus Subang sebelumnya disebutkan di awal tahun, namun kini tampaknya meleset.

Sementara itu publik yang mengikuti kasus Subang ini pun masih menggeliat menantikan update terbaru dari kepolisian.

Di sisi lain babak baru peliknya kasus Subang justru melebar ke berbagai sorotan.

Baca: Buntut Konser Musik Tri Suaka Langgar Prokes di Subang, Pemkab Tutup Taman Anggur Kukulu Pagedan

Mulai dari sorotan motif asmara, rumah tangga hingga harta, tahta, dan jabatan.

Hal inilah pula yang saat ini terjadi ketika publik kembali menyoroti kasus Subang yang menjurus pada yayasan, tempat kedua korban bekerja.

Diketahui kedua korban, Tuti dan Amalia merupakan pengurus Yayasan Bina Prestasi Nasional Subang.

Baca: Soal Kerumunan di Subang, Polisi Merasa Dikelabuhi, Izin Silaturahmi Malah Bikin Konser Undang Artis

Sejak awal kasus Subang sejumlah fakta terutama keterangan dari Yoris (saksi/anak tertua korban) mengarah pada yayasan dan mencuat berikut dengan beberapa kejanggalannya.

Hingga akhirnya baru-baru ini muncul petisi terkait kejanggalan dugaan pencucian uang di yayasan.

Petisi berjudul “Usut Kasus Pencucian Uang di Yayasan Bina Prestasi Nasional Subang Jawa Barat” dibuat (23/1/2022).

Hingga kini tanda tangan petisi usut pencucian uang di yayasan dalam kasus Subang terus bertambah.

Kini, dalam perkembangannya, pembuat petisi tersebut, menjelaskan secara rinci latar belakang pendirian yayasan milik Yosef (suami korban) ditemukannya kejanggalan.

Bahkan disebutkan kejanggalan tersebut terkait latar belakang pendirian yayasan Yosef.

Mulai dari struktur kepengurusan hingga gaji yang diterima sejumlah pengurus yang mencuat dalam kasus Subang, termasuk dua korban.

Tak sampai di sana, dalam petisi itu juga latar belakang pendirian yayasan Yosef seret nama sosok penting di Subang, yakni mantan Bupati Subang berinisial EH.

Petisi Usut Pencucian Uang di Yayasan Kasus Subang

Kasus Subang belum terpecahkan, kemudian muncul masalah baru berupa petisi yang dikumpulkan sejumlah warganet.

Warganet beramai-ramai membuat petisi meminta usut pencucian uang di Yayasan Bina Prestasi Nasional Subang.

Dilansir Tribunjabar.id, petisi tersebut diajukan lewat forum petisi di change.org.

Petisi tersebut berjudul “Usut Kasus Pencucian Uang di Yayasan Bina Prestasi Nasional Subang Jawa Barat” dibuat (23/1/2022).

Hingga berita ini dimuat, kini petisi usut pencucian uang di yayasan dalam kasus Subang itu sudah mencapai lebih dari seribu suara atau 1440 tanda tangan.

Dalam petisi tersebut pada dasarnya permintaan agar kasus Subang yang terjadi 18 Agustus 2021 lalu itu agar diusut tuntas.

Di sisi lain, petisi itu juga berisi permintaan mengusut kasus pencucian uang di yayasan yang dikelola dua korban dan beberapa saksi yang merupakan keluarga korban.

Petisi tersebut juga menjadi permintaan dari publik yang ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi, Kapolri RI, Kejaksaan Agung RI dan Kajati Jawa Barat.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Babak Baru Kasus Subang, Terungkap Latar Belakang Pendirian Yayasan Milik Yosef Seret Sosok Penting?

# kasus Subang # Tuti Suhartini # Amalia Mustika Ratu # Update Kasus Pembunuhan di Subang # Yayasan Bina Prestasi Nasional

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved