TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Pekerja Siapkan Makan Pekerja di Kerangkeng Bupati Langkat, Singgung Dimarahi Istri Terbit
TRIBUN-VIDEO.COM - Dua wanita yang mengurus makanan pada para penghuni kerangkeng di kediaman Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana mengungkap pengakuan.
Kedua wanita itu membantah memberikan makanan pada para tahanan sebanyak 2 kali sehari.
Diakui wanita tersebut, para pekerja kerap kali meminta makanan lebih padanya.
Dikutip dari TribunMedan, dua wanita paruh baya itu adalah Rudiyanti dan Rupunih.
Dalam pengakuannya, mereka mengaku memberikan makanan tiga kali sehari.
"Bahkan, mereka itu minta makan lagi kepada kami. Kami kasih, kenapa di media dibilang hanya dua kali," ungkapnya.
Diakui Rudiyanti, ia sudah enam bulan bekerja dan selalu memberikan makanan bergizi.
"Kami tidak terima, makanan mereka juga yang bergizi," ungkapnya.
Diakui Rudiyanti, untuk Senin, Selasa dan Rabu ia akan memberikan makanan basah.
Kemudian Kamis diberikan lauk tahu dan tempe.
Kemudian hari Jumat, ia akan memberikan daging.
Dilanjutkannya, makanan di hari Sabtu yang akan diberikan adalah telur ayam.
Baca: 3 Temuan LPSK terkait Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Dugaan Penyekapan Tahanan hingga TPPO
Rudiyah mengatakan, istri Terbit Rencana, Tiorita akan marah padanya, apabila memberikan makanan tak sehat pada penghuni kerangkeng.
"Kalau makanan ikan kemasan, ibu Tiorita langsung marah. Orang itu sakit harus dikasih makanan yang sehat," ucapnya.
Sementara itu, Rupinih bahkan mengaku sudah 18 tahun bekerja dengan Terbit Rencana.
Selama ini, Rupinih mengakui memberikan makanan sehat bahkan dalam keadaan segar untuk para pekerja.
"Saya sudah 18 tahun, dan memasak kepada mereka. Makanan bergizi. Sayur juga yang segar," ucapnya.
Rupinih juga mengaku, memberikan makan tiga kali sehari kepada para penghuni kerangkeng.
Pernyataan soal adanya dugaan perbudakan sebelumnya disampaikan oleh Migrant Care.
Ia menyebut bahwa ada perbudakan modern di kediaman Terbit Rencana yang mana penghuni kerangkeng dipekerjakan secara paksa.
Tak hanya itu, diduga bahwa para penghuni juga disiksa hingga ada yang meninggal dunia.
Para penghuni juga diduga tidak diberikan upah selama bekerja.
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak juga menyatakan, bahwa lebih dari 600 orang pernah mendekam dalam kerangkeng yang sudah didirikan selama 10 tahun itu.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ini Dia Kesaksian Dua Wanita Penyedia Makanan Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat
# TRIBUNNEWS UPDATE # Bupati Langkat # Terbit Rencana Perangin-angin # Medan
Reporter: Nila
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribun Medan
Tribunnews Update
Sosok Kepala Samsat Soetta Ida Hamidah yang Dinonaktifkan KDM, Belasan Tahun Kerja di Bappeda Jabar
5 hari lalu
Tribunnews Update
Wapres Gibran Minta Maaf ke JK karena Pemerintah Tak Naikkan BBM: Pak Presiden Jaga Rakyat Kecil
5 hari lalu
Tribunnews Update
Netanyahu Tegaskan Israel Siap 'Menembak' Meski Gencatan Senjata Dengan Iran, Ancam Lanjut Perang
5 hari lalu
Tribunnews Update
254 Tewas di Lebanon Diserang Israel, PM Netanyahu Sebut Beirut Bukan Bagian dari Gencatan Senjata
5 hari lalu
Tribunnews Update
The Changcuters Siapkan Tur Konser di Inggris, Tampil di 3 Kota dan Hidupkan Lagu Hijrah ke London
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.