Terkini Daerah
Polisi Masih Selidiki Dugaan Perbudakan Modern di Rumah Pribadi Bupati Langkat yang Terkena OTT KPK
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara mulai mengusut dugaan perbudakan modern yang dilakukan bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin di rumah pribadinya.
Polisi menyebut tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Direktorat Reserse Kriminal Umum dan BNN sedang mengecek lokasi. Selain itu, mereka juga sedang meminta keterangan kepada warga sekitar.
"Saat ini sedang didalami oleh tim gabungan dari Polda Sumut. Karena hal itu diketahui pada saat operasi tangkap tangan KPK," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Senin (24/1/2022).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penjara yang dibangun di kediaman Terbit Rencana Perangin-angin sudah ada sejak tahun 2012 silam.
Namun hingga saat ini dua sel yang berukuran 6x6 meter itu tidak memiliki izin meski disebutkan sebagai tempat rehabilitasi mandiri.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menuturkan dua orang penjaga rumah pribadi Terbit Rencana Perangin-angin.
Baca: Polisi: 27 Penghuni Penjara Milik Bupati Langkat Diantar Langsung Orangtua, Kini akan Dibina Setahun
"Ada 2 orang yang diminta keterangan. Segala informasi terus dilakukan pendalaman oleh penyidik dari Polda bekerjasama dengan BNNK," ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun jumlah pria yang dipenjarakan di sel pribadi milik Bupati Langkat itu berjumlah antara 38-48 orang. Namun disaat polisi dan KPK melakukan penggeledahan hanya terdapat 27 orang yang tersisa.
Polisi menyebut puluhan lainnya sedang bekerja di kebun sawit milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin.
Baca: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Kaget dan Tak Percaya Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
"Ini jumlah masih dicari tahu apakah 30-48 kami belum bisa memastikan. Tetapi yang jelas ada orangnya waktu dilakukan pengecekan," tuturnya.
Berdasarkan dokumen yang dilihat Tribun Medan, kondisi pria yang ditahan ada yang babak belur seperti usai dianiaya.
Sementara itu rambut mereka juga diplontos habis.
(Cr25/tribun-medan.com)
# Perbudakan Modern # Bupati Langkat # KPK # Terbit Rencana Peranginangin
Sumber: Tribun Medan
Terkini Daerah
Haji Her Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Cukai Rokok Ilegal di Bea Cukai
10 jam lalu
LIVE UPDATE
KPK Geledah Rumah Kadis Kominfo Kota Madiun, Dua Koper hingga 2 Telepon Genggam Dibawa Penyidik
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.