Wiki Trends
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Kaget dan Tak Percaya Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi terkejut mengetahui temuan penjara pribadi di kediaman Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin.
Edy Rahmayadi mendesak polisi untuk segera mengusut keberadaan kerangkeng manusia di rumah pribadi Terbit.
Edy sempat tak mempercayai temuan Polda Sumut dan petugas KPK saat OTT di rumah Terbit.
Baca: Komnas HAM Bakal Kirim Tim Investigasi Untuk Pantau Kondisi Korban Dugaan Perbudakan Bupati Langkat
"Untuk apa di rumahnya ada kerangkeng?" ucap Edy Rahmayadi, Senin (24/1/2022).
Mantan Pangkostrad itu mengaku baru saja mendengar informasi tersebut dan akan mengecek terlebih dahulu.
Dia pun belum bisa memastikan apakah kerangkeng itu untuk penampungan manusia atau tidak.
"Nanti saya cek dulu. Yang pastinya, kalau itu harus diusut dan dijawab untuk apa," kata Edy.
Menurutnya, kerangkeng atau penjara di Indonesia hanya boleh dikelola oleh aparatur penegak hukum.
Menurut Edy, apabila kerangkeng tersebut untuk menghukum orang, maka sudah pasti suatu pelanggaran.
Edy mengatakan, tidak ada aturan yang membolehkan manusia memiliki kerangkeng untuk menghukum manusia lain.
Baca: WIKI TRENDS: Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, 27 Penghuni Diantar oleh Ortunya
Gubernur Sumutpun bercerita dahulu ketika awal dirinya aktif berdinas di militer, di setiap satuan memang dipersiapkan kerangkeng atau penjara.
Namun kini tempat tersebut hanya ada di satuan Polisi Militer. (*)
Baca juga berita terkait di sini
# Wiki Trends # Gubernur Sumut # Edy Rahmayadi # Bupati Langkat # penjara
Reporter: sara dita
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
BREAKING NEWS: 4 Oknum TNI di Balik Penyiraman Air Keras Andrie Ditahan, Perwira-Bintara Bais
Rabu, 18 Maret 2026
Tribunnews Update
Jaksa Soroti Keterangan Berbelit Ammar Zoni, Dituntut 9 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta
Jumat, 13 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Bui & Denda Rp 500 Juta di Kasus Dugaan Peredaran Narkotika di Rutan
Kamis, 12 Maret 2026
Tribunnews Update
Ekspresi Lesu Fandi Ramadhan saat Divonis 5 Tahun Penjara, Ibu Langsung Menerabas ke Kursi Terdakwa
Jumat, 6 Maret 2026
Terkini Daerah
Nasib ABK Fandi Ramadhan, Hakim Jatuhkan Vonis Lebih Ringan 5 Tahun Penjara Kasus 1,9 Ton Narkoba
Kamis, 5 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.