TRIBUNNEWS UPDATE
Puncak Omicron Diprediksi Februari sampai Maret 2022, Menkes Budi Minta Masyarakat Tak Perlu Panik
TRIBUN-VIDEO.COM - Kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini membuat kekhawatiran masyarakat meningkat.
Diketahui, penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron akan mencapai puncaknya pada pertengahan Februari sampai awal Maret 2022.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tidak perlu panik dengan adanya prediksi puncak Varian Baru Covid-19.
Baca: BREAKING NEWS Update Covid-19 per 21 Januari 2022: Positif Corona Tambah 2.604, Omicron 1.078 Kasus
Dikutip dari Kompas.com, dalam kunjungan ke SD Muhammadiyah Jogodayoh, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Budi menyampaikan pesan.
Ia menuturkan, sudah terjadi transmisi lokal karena varian terbaru.
Dia menjelaskan di seluruh dunia, ciri-ciri Omicron adalah cepat menular sehingga terjadi kenaikan kasus.
"Omicron itu sudah masuk ke Indonesia dan sudah juga terjadi transmisi lokal."
"Jadi tidak hanya impor, dan di seluruh dunia memang Omicron itu cirinya naiknya cepat dan naiknya tinggi."
"Jadi karena masuk kita harus siap-siap. Jadi teman-teman tidak usah panik, tidak usah khawatir," kata Budi.
Baca: Kasus Omicron Meningkat, Ekspor Monyet Ekor Panjang, Ardhito Keluar dari Kantor Polisi
Dikatakannya, masyarakat tidak perlu panik berlebihan, meski penularan cepat tetapi tingkat kesembuhan juga cepat.
Budi menyebut, lonjakan kasus akibat varian baru diperkirakan antara akhir Februari atau awal Maret 2022.
"Saya lihat di negara-negara lain mulai sampai ke puncak 40 hari, jadi mungkin di akhir Februari di awal Maret sudah sampai ke puncak. Nah, kita harus berperang saja sama mereka akhir Februari sampai awal Maret," kata dia.
Menkes Budi kembali menjelaskan, tingkat keparahan akibat varian Omicron masih lebih rendah dibanding dengan varian Delta berdasarkan situasi di sejumlah negara lain.
Budi meminta pengawasan tetap berjalan, dan pihaknya berharap kepada kepala daerah yang kasus Covid-19 meningkat untuk tidak panik.
Baca: Kapolda dan Danrem Berikan Vaksin Booster TNI-Polri di Gorontalo untuk Cegah Omicron Masuk
"Jadi tidak usah takut kalau dites. Saya bilang pak Bupati (Bantul) tidak apa-apa itu tesnya naik, tidak apa-apa," kata dia.
Untuk mencegah, pihaknya mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 demi menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity.
"Yang paling penting vaksinasi mesti cepat. Kalau sudah vaksinasi sudah ada daya tahan tubuhnya, kalau dia kena, dia ngelawan balik," ucap Budi Gunadi Sadikin. (Tribun-Video.com/Kompas.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menkes Budi Minta Masyarakat Tak Perlu Panik karena Covid-19 Omicron
# TRIBUNNEWS UPDATE # Covid-19 # virus corona # Omicron # Menkes # Menteri Kesehatan # Budi Gunadi Sadikin
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
MPR Minta Maaf usai Viral Juri LCC Kalbar Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Janji Evaluasi
Selasa, 12 Mei 2026
Tribunnews Update
Jelang Pilpres AS 2028 Trump Menggoda Vance & Marco Rubio Pasangan Cocok, Klaim Tim Impian AS
Selasa, 12 Mei 2026
Tribunnews Update
Ibunda Alyssa Ungkap Kondisi Putri & Baby Soleil Pasca Meahirkan, Baik Segera Pulang ke Rumah
Selasa, 12 Mei 2026
Tribunnews Update
Jelang Sidang Putusan Kasus Chromebook, Terdakwa Ibrahim Arief Berharap Bebas dari Tuntutan JPU
Selasa, 12 Mei 2026
Tribunnews Update
KPAI Ungkap Fase Trauma Korban Pelecehan Ponpes Ndholo Kusumo Pati, Mayoritas Anak Yatim dan Dhuafa
Selasa, 12 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.