Senin, 18 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ridwan Kamil Sesalkan Sikap Arteria yang Minta Pecat Kajati soal Bahasa Sunda, Dinilai Berlebihan

Rabu, 19 Januari 2022 10:07 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Imbas pernyataan kontroversial anggota DPR RI Komisi III Arteria Dahlan yang menyinggung soal penggunaan bahasa Sunda saat rapat kerja, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut buka suara.

Ridwan Kamil menilai permintaan Arteria untuk memberhentikan Kepala Kejaksaan Tinggi yang memakai bahasa Sunda saat raker berlebihan.

Sikap Arteria tersebut juga dinilai dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Dilansir oleh TribunJabar.id, Selasa (18/1), pria yang akrab disapa Kang Emil ini meminta agar politisi PDI Perjuangan itu segera meminta maaf pada masyarakat Sunda.

Hal ini agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Baca: Arteria Dahlan Minta Jaksa Agung Copot Kajati karena Rapat Berbahasa Sunda, Begini Respons Dedi Muly

"Jadi saya mengimbau Pak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di Nusantara ini. Kalau tidak dilakukan, pasti akan bereskalasi. Sebenarnya orang Sunda itu pemaaf ya, jadi saya berharap itu dilakukan," kata Ridwan Kamil di sela kunjungannya di Bali, Selasa (18/1/2021).

Emil menerangkan, ada dua jenis masyarakat dalam melihat perbedaan.

Pertama yakni melihat perbedaan sebagai kekayaan dan rahmat.

Kemudian kelompok yang kedua yakni melihat perbedaan sebagai sumber kebencian dan harus dilawan.

Emil pun menyayangkan dengan pernyataan Arteria Dahlan terkait hal tersebut.

Menurutnya, bahasa sudah ada sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu dan menjadi kekayaan nusantara.

Ia menambahkan, apabila Arteria tak nyaman dengan penggunaan bahasa daerah saat rapat, tinggal disampaikan secara sederhana.

Emil berujar, permintaan Arteria untuk memberhentikan seseorang dari jabatannya karena penggunaan bahasa daerah terlalu berlebihan.

Penggunaan bahasa daerah utamanya Sunda saat rapat dinilai oleh Emil tak diterapkan sepenuhnya.

Biasanya, bahasa Sunda hanya dipakai untuk momen-momen tertentu saja, seperti ucapan selamat, pembuka atau penutup, hingga celetukan.

Baca: Kajati Berbahasa Sunda saat Rapat, Arteria Dahlan Desak Jaksa Agung untuk Ganti: Kita Ini Indonesia

"Makanya harus ditanya mana buktinya yang membuat tidak nyaman. Bayangan saya kelihatannya tidak seperti yang disampaikan persepsinya seperti itu," tuturnya.

"Makanya Pancasila, Bhineka Tunggal Ika itu mewakili semangat itu. Jadi kalau ada yang rasis seperti itu menurut saya harus diingatkan tentunya dengan baik-baik dulu lah," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arteria Dahlan kembali menuai sorotan karena aksinya.

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Jaksa Agung pada Senin (17/1), Arteria menyinggung Kajati yang menggunakan bahasa Sunda saat rapat.

Arteria meminta pada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menggantinya.

Menurutnya, tak semua orang bisa mengerti bahasa Sunda dalam rapat tersebut.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Arteria Dahlan Singgung Urang Sunda, Ridwan Kamil Menuntut Sang Politikus Meminta Maaf

# Jaksa Agung ST Burhanuddin # Arteria Dahlan # Ridwan Kamil # Sunda

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Unzila AlifitriNabila
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved