Senin, 27 April 2026

Terkini Nasional

Gerindra Anggap Anies Baswedan Lebih Cocok Jadi Cagub DKI Jakarta, Ini Pendapat Pengamat Politik

Senin, 3 Januari 2022 11:22 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Gerindra anggap Anies Baswedan masih terbelakang, lebih cocok sebagai cagub DKI Jakarta dan jauh jika ingin jadi calon presiden untuk bersaing dengan Prabowo.

Elektabilitas yang dimiliki Anies Baswedan saat ini dinilai tak mampu membawanya melenggang ke Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu diutarakan langsung oleh pengamat politik Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia), Ray Rangkuti.

Ray Rangkuti menyebut Anies Baswedan masih perlu mendongkrak elektabilitasnya jelang Pilpres 2024 mendatang.

Saat ini, Anies dinilai masih kalah saing dengan bakal calon presiden lainnya.

Baca: Dasco Sebut Konflik antara Kamrussamad dan Sandiaga Uno akan Diselesaikan di Internal Gerindra

Dengan elektabilitas yang dimilikinya saat ini, Anies hanya mampu untuk maju sebagai calon wakil presiden.

"Jadi bacaan saya, lagi-lagi ya kalau elektabilitas Anies hanya sekitar 15 persen, pertumbuhannya hanya 2 persen sementara yang lain bisa 4-5 persen," jelas Ray saat dihubungi, Minggu (2/1/2022).

"Anies itu paling (mungkin) jadi calon Wakil Presiden," tambahnya.

Kiprah Anies pun digadang-gadang Ray Rangkuti kian meredup lantaran masa jabatannya sebagai gubernur hanya tinggal menghitung hari.

Terlebih, Anies bukanlah kader partai. Ia tidak memiliki perahu politik untuk menyongsong Pilpres 2024.

Karena tidak memiliki partai, daya tawar Anies hanya sebatas elektabilitas.

Hal itu membuat Anies tidak bisa menentukan sendiri nasibnya pada kontestasi politik 2024 mendatang.

"Tapi ada beberapa kemungkinan kalau memang Anies tidak akan mendapatkan kendaraan (politik) itu."

"Pertama adalah elektabilitas Anies di angka 15 persen itu. Kalau dilihat dari 2020-2021 itu hanya dapat 2-3 persen."

"Apalagi di tahun 2022 ini Anies Baswedan bukan kepala daerah. Jadi besar kemungkinan dia aktivitas politiknya akan terbatas," kata Ray.

Oleh sebab itu, ia menilai Anies perlu mendongkrak elektabilitasnya sekaligus bisa mengubah citra diri di masyarakat saat ini tentang dirinya.

Menurut Ray, masalah terbesar Anies ialah pandangan orang soal ia yang terkenal berasal dari ceruk pemilih muslim, yang notabene terbatas di Indonesia.

Sehingga video-video yang dibagikan Anies mengenai era kepemimpinannya di Youtube tak akan berpengaruh besar terhadap elektabilitasnya selama Anies masih lekat dengan halyang disebut Ray sebagai Islam politik.

"Tentu saja sebagian dari itu (cari panggung). ya itu boleh-boleh saja, sah-sah saja. tapi yang saya mau katakan itu rasanya nggak akan banyak efeknya pada elektabilitasnya itu."

"Kalau dia mencari posisi calon presiden kalau elektabilitasnya masih seperti yang sekarang nah saya mengatakan akan sulit."

"Tapi kalau dengan elektabilitas seperti sekarang, paling hebat dia itu jadi calon Wakil Presiden," imbuhnya.

"Masalah Anies itu bukan masalah soal kinerja, masalah moral, anti korupsi. Masalah terbesar Anies itu karena orang menganggap dia ini calon presidennya Islam politik gitu loh."

"Nah Islam politik itu gak banyak pemilihnya di indonesia nah kalau Anies bisa mengubah image itu."

"Jadi tidak di kanan dia berpindah ke kiri, nah mungkin elektabilitasnya akan bisa terdongkrak," jelasnya.

Anies Tidak Punya Kendaraan Politik

Ray Rangkuti buka suara soal pernyataan Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik yang menyebut Anies tidak punya kendaraan politik untuk maju sebagai Calon Presiden pada 2024 mendatang.

Ia mengatakan pernyataan tersebut benar bila dilihat secara faktual.

Sebab secara fakta, Anies memang berangkat menjadi orang nomor satu di DKI dari kalangan profesional.

Baca: Anies Baswedan Nikmati Pemandangan Indah Jakarta dari JPO Pinisi: Sebentar Lagi akan Dibuka

"Ya kalau bicara secara faktual memang sekarang kan beliau gak punya partai. Kalau bicaranya aspek itu, itu benar," jelasnya saat dihubungi, Minggu (2/1/2022).

Bahkan menurut pandangannya, jalan Anies menuju Pilpres 2024 dimungkinkan mandek lantaran image atau citra yang dibangunnya.

Di mana, kata Ray, masyarakat mengganggap Anies sebagai calon Presiden dari islam politik yang diketahui jarang pemilihnya di Indonesia.

"Karena masalah Anies itu bukan masalah soal kinerja, masalah moral, anti korupsi. Masalah terbesar Anies itu karena orang menganggap dia ini calon presidennya islam politik gitu loh. Nah islam politik itu gak banyak pemilihnya di Indonesia," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Anies Baswedan Lebih Cocok Jadi Cagub DKI Jakarta, Gerindra Soal Capres: Prabowo Terdepan

# Gerindra # Anies Baswedan # DKI Jakarta # Pengamat Politik # Lingkar Madani Indonesia

Video Production: Tia Kristiena
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved