Rabu, 14 Mei 2025

HOT TOPIC

Guru Pesantren Cabuli Santriwati saat Awal Puasa 2021 di Sumsel, Kini Korban Lahirkan Bayi Prematur

Sabtu, 1 Januari 2022 07:38 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang guru pondok pesantren di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan berinisial MST (50) tega merudapaksa santriwatinya berinisial S (19).

Mirisnya pelaku melakukan aksi bejadnya saat memasuki awal puasa Ramadhan 2021 lalu.

Akibatnya, kini korban melahirkan bayi prematur.

Bahkan proses persalinan di kamar mandi pondok pesantren.

Dikutip dari Kompas.com pada Jumat (31/12/2021), Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha memberikan penjelasan.

Saat itu, seluruh santri sedang pulang ke rumah masing-masing untuk menjalankan ibadah puasa pertama.

Sementara, S memilih tidak pulang ke rumahnya.

Hal ini karena desanya yang cukup jauh dari lokasi pondok pesantren.

Suasana yang sepi lantas dimanfaatkan pelaku untuk datang ke asrama putri tepatnya di kamar korban.

Hingga akhirnya korban pun dirudapaksa oleh pelaku.

“Karena kondisi saat itu sepi karena hampir semua santri pulang tidak ada yang mengetahui perbuatan pelaku. Korban sempat melawan namun kalah tenaga,” kata Kapolres OKU Selatan, Jumat (31/12/2021).

Baca: Tampang Marbot Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki 13 Tahun di Bekasi, Sikapnya Seolah Tak Bersalah

Setelah melakukan perbuatan cabulnya, pelaku kemudian langsung keluar dari asrama.

Sekitar Juni 2021 korban mengaku tak lagi mengalami menstruasi.

Tepat pada Selasa (21/12/2021) korban pun melahirkan seorang bayi prematur.

Mirisnya, korban melakukan proses persalinan di dalam kamar mandi asrama pondok pesantren.

“Karena curiga korban ini belum menikah, akhirnya terkuak bahwa pelaku adalah guru di sana. Sehingga kasus ini dilaporkan dan pelaku kita tangkap,” ujarnya.

Kasus ini terbongkar setelah guru pesantren yang lain mencurigai kondisi korban padahal belum menikah.

Lantas, pihak kepolisian menerima laporan tersebut.

“Karena curiga korban ini belum menikah, akhirnya terkuak bahwa pelaku adalah guru di sana. Sehingga kasus ini dilaporkan dan pelaku kita tangkap,” tukasnya.

Terkini, bayi yang dilahirkan korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara, korban pun dalam keadaan sehat.

“Bayinya baru berusia 7 hari, kondisinya sehat,” kata Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus untuk memastikan apakah ada korban tambahan atau tidak.

“Untuk sejauh ini korban baru satu orang, tapi kita akan kembangkan lagi,” jelas Kapolres.(Tribun-Video.com/ Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Diperkosa Guru Pesantren, Santriwati di Sumsel Melahirkan di Kamar Mandi Asrama

# HOT TOPIC # oknum guru ponpes # santriwati # Sumsel # bayi prematur

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved