TRIBUNNEWS UPDATE
Pasukan Pembunuh Buatan Kim Jong Un, Tembak Warga Korea Utara yang Rayakan Natal
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melarang rakyatnya merayakan perayaan Natal 2021.
Bagi umat Kristiani yang ketahuan merayakan Natal akan ditembak oleh prajurit pembunuh Kim Jong Un.
Saat ini, sebanyak 50-70 ribu umat Kristiani ditahan di penjara oleh pemimpin Korea Utara.
Dikutip dari Express.co.uk, Korea Utara melarang semua kepercayaan selain menyembah Dinasti Kim.
Oleh karenanya, umat Kristiani harus bersembunyi saat merayakan Natal pada 25 Desember 2021.
Baca: Kim Jong Un Sebut Kpop Rusak Generasi Muda, Korut Nyatakan Siap Perang Budaya Hentikan Penyebaran
Baca: Ancam Bakal Ubah Perbatasan Jadi Benteng Pertahanan, Dua Moncong Artileri Korut Mengarah ke Korsel
Tak hanya dilarang, 24 Dessember adalah hari untuk memperingati kelahiran Kim Jong-suk, istri dari Presiden Korea Utara pertama.
Timothy Co, warga yang kabur dari negara itu menyebut, semua orang yang ketahuan merayakan Natal akan ditembak oleh prajurit pembunuh dari Kim.
"Rezim Kim memerintahkan semua orang untuk menunjukkan kesetiaan kepada Dinasti Kim," kata Timothy.
"Saat ini setiap orang yang ditangkap karena merayakan Natal bisa saja dibunuh," tambah Timothy.
Timothy juga mengatakan, kelahiran Kim Jong Il telah merepresentasikan kelahiran Yesus Kristus.
Diperkirakan sekitar 400 ribu umat Kristiani di Korea Utara harus bersembunyi dari rezim yang kejam untuk perayaan Natal.
Saat ini, sekitar 50-70 ribu umat Kristiani sedang ditahan di penjara. (Tribun-Video.com)
# Korea Utara # Kim Jong Il # Kim Jong Un
Konflik Timur Tengah
Kim Jong Un Gertak Trump! Korut Lakukan Uji Peluncuran Nuklir saat AS-Iran Gagal Damai
Selasa, 14 April 2026
Tribunnews Update
Korea Utara Kerahkan Rudal Pembawa Nuklir seusai Gencatan Iran-AS Gagal, Pengamat: Gertak Trump
Selasa, 14 April 2026
Internasional
Pangkalan PD II Markas Bom Atom Dihidupkan Lagi, AS Siaga Ancaman Nuklir Korut & China
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
Terancam Rudal Nuklir Korut & China, AS Hidupkan Lagi Pangkalan PD II yang Jadi Markas Bom Atom
Selasa, 31 Maret 2026
Mancanegara
Kim Jong Un: Perang Iran Bukti Korut Benar Miliki Senjata Nuklir, Agar Teroris AS Tak Berani Serang
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.