Jumat, 1 Mei 2026

Hot Topic

Tampang Kolonel Priyanto, Otak dan Pencetus Ide Pembuangan Sejoli Korban Tabrak Lari di Nagreg

Selasa, 28 Desember 2021 11:24 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Keterlibatan tiga anggota TNI AD terkait kematian sejoli di Nagreg, Jawa Barat menggegerkan publik.

Salah seorang pelaku bahkan memiliki pangkat Kolonel.

Ternyata, ide untuk membuang jasad kedua korban ke sungai merupakan perintah sang Kolonel.

Menurut hasil penyelidikan, Jumat (24/12/2021), Markas Besar (Mabes) TNI mengungkapkan, tiga prajurit TNI AD yang terlibat dalam kasus tersebut.

Dikutip dari TribunJateng.com, ketiganya adalah Kolonel Infanteri Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Koptu A Sholeh.

Baca: Terungkap Tujuan Perjalanan Kolonel P saat Tabrak Sejoli di Nagreg, Hendak Temui Keluarga di Jateng

Setelah Mabes TNI mengungkap identitas pelaku, foto dari Kolonel Priyanto tersebar luas di media sosial.

Saat dibawa dua anggota penyidik Polisi Militer di Bandara Sam Ratulangi Manado menuju Bandara Soekarno Hatta, Kolonel Priyanto tampak mengenakan jaket hitam.

Saat diinterogasi, Koptu A Sholeh, mengaku bahwa ia sempat memberikan saran kepada Kolonel Priyanto agar membawa kedua korban ke rumah sakit.

Namun, saran tersebut ditolak oleh Kolonel Priyanto.

Akhirnya Kolonel Priyanto lah yang mengambil alih kemudi mobil yang ditumpangi ketiga pelaku dari tangan Koptu A Sholeh.

Kemudian, mobil itu dikemudikan untuk kembali melanjutkan perjalanan ke kediamannya yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menurut Koptu A Sholeh, sesampainya di daerah Cilacap sekira pukul 21.00 WIB, Kolonel Priyanto memerintahkan dia pelaku lainnya untuk membuang sejoli tersebut ke dalam Sungai Serayu dari atas jembatan.

Baca: Terkuak Alasan Oknum TNI AD Buang Mayat Sejoli Korban Tabrak Lari Nagreg, Singgung soal Rumah Sakit

"Sesampainya di daerah Cilacap, sekitar pukul 21.00 WIB, Kolonel Priyanto memerintahkan untuk membuang kedua korban ke dalam Sungai Serayu dari atas jembatan," ujar Kopral Dua A Sholeh dalam keterangannya, Minggu (26/12).

Kemudian selama perjalanan seusai membuang korban, Kolonel Priyanto juga disebut telah memberikan perintah kepada dua pelaku lainnya agar tidak menceritakan kejadian tersebut.

"Dalam perjalanan, Kolonel Priyanto mengatakan bahwa kejadian tersebut jangan diceritakan kepada siapa pun agar dirahasiakan," tutur Kopral Dua A Sholeh.

Akibat perbuatannya, keiga pelaku terancam dijatuhi hukuman berat karena telah melanggar sejumlah pasal.

(Tribun-Video.com/TribunJateng.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Pengakuan Koptu TNI Sholeh Ingin Sejoli Nagreg Dibawa ke RS Ditolak Priyanto: Dibuang di Banyumas

# sejoli # nagreg # oknum tni

Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #oknum TNI   #Nagreg   #tabrak lari   #sejoli

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved