HOT TOPIC
Peran Koptu AS, Satu dari 3 Oknum Anggota TNI dalam Kecelakaan Nagreg Tewaskan Handi-Salsabila
TRIBUN-VIDEO.COM - Tiga orang penabrak Handi dan Salsabila, dua remaja asal Bandung dan Garut yang kecelakaan di Nagreg, Jawa Barat akhirnya ditangkap.
Pelakunya diketahui merupakan tiga oknum TNI AD.
Sebelumnya kasus ini mencuat setelah keluarga korban menyatakan anaknya hilang setelah mengalami kecelakaan di Wilayah Nagreg.
Tiga oknum TNI AD yang terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan sejoli di Nagreg, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu kini masih diperiksa di Pomdam III/Siliwangi.
Mereka adalah Kolonel Infanteri P yang bertugas Korem Gorontalo Kodam Merdeka.
Kedua, Kopral Dua DA yang bertugas di Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro.
Oknum ketiga adalah Kopral Satu AS.
Baca: Sosok Koptu A Sholeh, Prajurit TNI yang Bantu Kolonel Priyanto Buang Mayat Korban Tabrak Lari Nagreg
Dikutip dari TribunJateng.com, AS merupakan seorang anggota Kodim 0716/Demak, Jawa Tengah.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Dandim 0716/Demak Letkol Czi Pribadi Setyo Pratomo, ketika ditemui Tribunjateng.com.
“Betul, yang diduga terlibat dalam kecelakaan lalu lintas tersebut satu di antaranya warga Kabupaten Demak dan anggota Kodim 0716/Demak,” tuturnya, Sabtu (25/12/2021).
Anggota tersebut merupakan Koptu AS, yang bertugas sebagai Babinsa di sebuah desa di Kabupaten Demak.
Terkait dugaan keterlibatan yang menimpa anggotanya tersebut, Letkol Czi Pribadi mengatakan bahwa Koptu AS tengah menjalani penyidikan di Pomdam III/Siliwangi.
“Karena locus delicti atau lokasi kejadian berada di wilayah hukum Pomdam III/Siliwangi di Jawa Barat,"
"Terkait anggota Kodim 0716/Demak yang melakukan perjalanan di Nagreg, Kabupaten Bandung akan kami jelaskan nanti,” imbuhnya.
Baca: Pelaku Tabrak Sejoli di Nagreg Bikin Geram Jenderal Dudung akan Tindak Tegas 3 Anggota TNI Terlibat
AS mengaku bahwa ia sempat memberikan saran kepada Kolonel P agar membawa kedua korban ke rumah sakit.
Namun, saran tersebut ditolak oleh Kolonel P.
Akhirnya Kolonel P lah yang mengambil alih kemudi mobil yang ditumpangi ketiga pelaku dari tangan AS.
Selama perjalanan usai membuang korban, Kolonel P juga disebut telah memberikan perintah kepada dua pelaku lainnya agar tidak menceritakan kejadian tersebut.
Dengan demikian, para pelaku dengan sengaja membuang korban ke sungai dan lantas berusaha menutupi aksinya itu.
Sebelumnya, dua sejoli Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada Rabu (8/12/2021) sekira pukul 15.30 WIB di Jalan Raya Nagreg.
Setelah menabrak korban pelaku membuang jasad korban dan keduanya ditemukan di Sungai Serayu, di titik berbeda pada Sabtu (11/12/2021). (Tribun-Video.com/ TribunJateng.com/ Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Tiga Oknum Anggota TNI Diperiksa di Pomdam III/Siliwangi dalam Kasus Kecelakaan Nagreg
# Pomdam III/Siliwangi # Nagreg # Oknum TNI AD # kecelakaan
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribun Jateng
SAKSI KATA
Detik-detik Menegangkan! Kesaksian Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut KRL di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026
Tribunnews Update
Dapat Atensi Penuh Presiden, Taksi Green SM Bakal Dievaluasi Diduga Jadi Penyebab Laka KA Argo Bromo
Selasa, 28 April 2026
Tribunnews Update
Polisi Sebut Taksi Green SM Alami Korsleting sehingga Tak Bisa Gerak: Pemicu Kendaraan Tertemper KRL
Selasa, 28 April 2026
Tribunnews Update
Polres Kramat Jati Ungkap Daftar Nama 10 Jenazah Korban Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Tabrak KRL
Selasa, 28 April 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Pengakuan Asisten Masinis KA Argo Bromo: Sebut Sinyal Lampu Janggal sebelum Tabrak KRL di Bekasi
Selasa, 28 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.