Lifestyle
Agar Tak Salah Pilih, Cermati 6 Bahan Pembalut yang Perlu Diketahui supaya Aman Digunakan
TRIBUN-VIDEO.COM - Agar tidak meninggalkan noda pada celana saat menstruasi pembalut adalah salah satu benda yang wajib untuk digunakan.
Oleh karenanya, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, para produsen mengeluarkan berbagai macam tipe dan jenis pembalut agar tetap nyaman menjalani aktivitasnya ketika menstruasi.
Pembalut yang nyaman jika digunakan biasanya terbuat dari bahan dengan kualitas yang baik.
Meski demikian kamu tetap harus memperhatikan komposisi lain terkandung di dalam pembalut agar aman untuk kesehatan.
Salah satu cara mengenali pembalut adalah dengan membaca bahan-bahan yang terdapat pada kemasan.
Nah, agar tidak salah pilih, berikut ini beberapa bahan pembalut yang perlu kamu ketahui:
Baca: 4 Cara jika Lupa Membawa Pembalut saat Haid Pertama
1. Dioxin
Dioxin adalah nama sekelompok senyawa kimia beracun yang terbentuk sebagai hasil pembakaran sampah dan bahan bakar.
Efek dioksin bersifat akumulatif artinya dampak yang akan dihasilkan baru terlihat dalam jangka panjang.
2. Pewangi Tambahan
Beberapa produsen pembalut menambahkan zat pewangi pada produk karena diyakini dapat menyamarkan bau darah saat menstruasi.
Padahal, penambahan zat pewangi pada produk pembalut tidak diperlukan.
Selain efektivitasnya tidak terbukti, penambahan zat pewangi pada pembalut justru dapat menyebabkan iritasi kulit pada area kewanitaan.
Baca: 3 Rekomendasi Pembalut Celana Terbaik Antibocor
3. Styrene
Styrene pada pembalut merupakan material sama yang ada pada ban mobil.
Dilansir dari Healthline, World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan styrene sebagai salah satu zat yang bersifat karsinogen.
Zat karsinogen artinya dapat memicu faktor untuk timbulnya kanker.
4. Pestisida
Mungkin bahan ini tidak tercantum pada kemasan produk.
Namun, beberapa pembalut ternyata mengandung pestisida.
Pembalut yang mengandung pestisida dianggap membahayakan kesehatan karena dapat menyebabkan reaksi alergi berupa gatal, kemerahan, nyeri, dan bengkak.
5. Gas klorin
Gas klorin biasa digunakan dalam proses pemutihan.
Penggunaan klorin dalam proses pembuatan pembalut wanita dianggap tidak aman karena gas klorin dapat menghasilkan dioksin yang bersifat karsinogenik.
Sifat yang dihasilkan tersebut akan berpotensi untuk menyebabkan adanya kanker.
6. Chloromethane
Siapa sangka ternyata chloromethane yang digunakan pada proses pengolahan minyak bumi juga terdapat pada pembalut wanita.
The Environmental Protection Agency (EPA) menyatakan bahaya dari chloromethane terhadap manusia dapat memberikan dampak buruk pada jaringan saraf.
# pembalut # berbahaya # menstruasi # haid
Baca berita lainnya terkait pembalut
Artikel ini telah tayang di Tribunshopping.com dengan judul Awas Wajib Cermati 6 Bahan Berbahaya dari Produk Pembalut
Regional
Truk Satpol PP Kendari Angkut Bantuan Banjir, Warga Sumatera dan Aceh Dapat Selimut hingga Pembalut
Kamis, 11 Desember 2025
Tribunnews Update
Hasan Nasbi Sebut Purbaya Berbahaya, Gaya Komunikasi Menkeu Bisa Lemahkan Pemerintah Prabowo-Gibran
Senin, 27 Oktober 2025
Tribunnews Update
Dinilai Ganggu Produktivitas Kerja, Seruan Surat Izin Menstruasi untuk Kaum Perempuan Trending di X
Kamis, 9 Oktober 2025
Live Update
BPOM Aceh Tengah Sita Obat Kuat Berbahaya di Pasar Takengon, Kopi Saset & Jamu Botol Berizin Palsu
Kamis, 10 Juli 2025
Mancanegara
Israel Terancam Bencana Imbas Kilang Minyak Keluarkan Zat Berbahaya seusai Dihantam Rudal
Kamis, 3 Juli 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.