Viral di Medsos
Viral Emak-emak Meminta Mukena untuk Doakan Anak yang telah Tiada, Relawan Terdiam
TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi emak-emak mendadak jadi perhatian warganet karena meminta mukena pada relawan erupsi Gunung Semeru.
Bikin nangisnya lagi, ternyata dia meminta mukena untuk sholat usai anaknya meninggal dunia.
Momen itu terekam Video amatir dan mendadak viral di media sosial, salah satunya akun TikTok @ichasiimochypink3.
Video itu memperlihatkan ibu-ibu tegar meminta mukena.
Kain penutup aurat untuk shalat itu, oleh emak-emak, akan guna mendoakan anak mereka yang meninggal karena bencana itu.
Diketahui peristiwa tersebut terjadi di salah satu posko bantuan korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021).
Seorang relawan bertanya pada ibu itu tentang kebutuhannya.
Baca: Gubernur Jawa Timur Khofifah Bagikan Foto Hewan yang Selamat dari Erupsi Gunung Semeru
Lalu, si ibu menjawab dengan begitu tegar bahwa anaknya meninggal dan ia ingin shalat.
Sang relawan pun terdiam dan seakan tak bisa berkata-kata, mereka berusaha untuk memenuhi kebutuhan si ibu tersebut.
Warganet pun merasa terenyuh melihat rekaman video tersebut.
Pasca Erupsi Semeru, sejumlah relawan PMI bergotong royong membersihkan Masjid
Pemulihan fasilitas umum dampak akibat Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Lumajang masih terus diupayakan.
Relawan PMI gabungan dari Lumajang, dan daerah sekitar di Jawa Timur, dibantu warga memberihkan berbagai fasilitas umum, termasuk rumah ibadah mada madrasah.
Di Masjid Falah di Desa Sumberwuluh Dusun Kebondeli Utara Kabupaten Lumajang, kemarin, jadi prioritas.
Kordinator Posko Erupsi Semeru PMI Jatim, Andris Rufianto Putro, Kamis (9/12) mengatakan, upaya proses pembersihan ini sesuai dengan arahan Jusuf Kalla selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang meminta masjid untuk kembali difungsikan dan dioptimalkan terutama dijadikan tempat pengungsian untuk warga para penyintas.
Masjid ini mulai digunakan jamaah JUmat (10/12). Ini hari jumat pertama pasca terjadinya erupsi semeru.
Baca: Kisah di Balik Rumah yang Tak Roboh dalam Erupsi Gunung Semeru, Pemilik Ungkap Punya Amalan Rutin
Andris menambahkan, dalam upaya pembersihan tersebut dilakukan dengan cara menyemprotkan air bertekanan tinggi, dan melakukan pembersihan terutama dibagian dinding luar dan dalam masjid yang sampai saat ini diselimuti oleh abu vulkanik dampak awan panas guguran yang terjadi pada Sabtu 4 Desember 2021 kemarin.
"Dalam pelaksanannya dilapangan Palang Merah Indonesia mengerahkan 2 unit kendaraan tangki air yang masing masing mengangkut air 5000 liter, 3 unit grand max dan 20 Relawan gabungan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan wilayah lainya yang akan melaksanakan pembersihan fasilitas umum," kata Andris.
Selain itu Andris berharap, dengan melakukan upaya pembersihan itu, fasilitas umum dan keagamaan seperti masjid bisa kembali berangsur digunakan dan dapat di fungsikan untuk warga masyarakat dan para penyintas melakukan aktifitas beribadah.
Andris menambahkan, selain itu pihaknya juga melakukan berbagai pelayanan lainnya baik kesehatan mobile clinik, maupun distribusi air bersih dengan mengerahkan 3 unit kendaraan ambulans serta 9 unit truk air bersih. Sejumlah armada penanggulangan bencana ini beroperasi setiap hari dengan mobile mendatangi pemukiman serta sejumlah titik pengungsian.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Emak-emak Korban Erupsi Gunung Semeru Minta Mukena ke Relawan
Sumber: Tribun Timur
Local Experience
Gunung Anak Krakatau Seluas 320 Hektar Jadi Destinasi Penelitian dan Wisata Alam Meski Tetap Aktif
1 hari lalu
Local Experience
Gunung Anak Krakatau, Gunung Berapi Aktif di Selat Sunda yang Memicu Tsunami Banten Lampung
1 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Siapkan Kekuatan! Iran Rekrut Remaja jadi Relawan Perang Lawan AS-Israel, Siaga Pertempuran Darat
5 hari lalu
Local Experience
Nama Tengger dari Roro Anteng dan Joko Seger, Leluhur Suku Tengger yang Diyakini Keturunan Majapahit
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.