TRIBUNNEWS UPDATE
Beredar Kabar Temuan Covid-19 Varian Omicron di Bekasi, Kemenkes Berikan Bantahan dan Penjelasan
TRIBUN-VIDEO.COM - Masyarakat Indonesia sempat diramaikan dengan kabar adanya temuan varian baru Covid-19 Omicron pada Rabu (8/12).
Disebutkan bahwa varian ini ditemukan dari empat warga DKI Jakarta yang diperiksa di laboratorium di Bekasi, Jawa Barat.
Kabar yang sempat diunggah di laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi ini langsung dibantah oleh Pemerintah Pusat.
Baca: Kadinkes Bekasi Sebut Humas Diskominfotik Salah Kutip saat Rapat soal Info Warga Terpapar Omicron
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu memberikan bantahannya soal temuan Omicron.
Dikutip dari Kompas.com, hal ini berdasarkan surveilans genomik yang rutin dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.
Untuk diketahui, surveilans genomik merupakan upaya pelacakan dan pemantauan genom Virus Corona untuk mencegah meluasnya penyebaran virus.
"Sampai saat ini belum ada, kami rutin melakukan surveilans genomik sekuensing belum ditemukan varian baru Omicron," kata Maxi saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.
Terkait dengan empat warga DKI Jakarta yang disebut terinfeksi Omicron sepulang dari luar negeri, Maxi mengatakan bahwa laboratorium tempat keempatnya melakukan pegecekan tak memiliki kemampuan pemeriksan Whole Genome Sequencing (WGS).
Pemeriksaan dengan metode tersebut hanya dapat dilakukan di Litbangkes dan GSI Lab.
Sejauh ini, belum ada kiriman dari laboratorium yang terletak di Cikarang tersebut kepada Litbangkes.
Baca: Foto Penampakan Pertama Covid-19 Varian Omicron, Ternyata Total Punya 32 Mutasi Protein
"Laboratorium Farmalab tidak punya kemampuan genom sekuensing, hanya bisa di Litbangkes dan GSI Lab, saya sudah cek di litbangkes tidak ada pengiriman sampel dari Farmalab," ujarnya.
Mengenai kabar ini, Kemenkes juga sudah menghubungi Kadinkes Kabupaten Bekasi untuk mengonfirmasi.
Hasilnya, Kadinkes Kabupaten Bekasi memberikan bantahannya.
Senada dengan Kemenkes, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio menegaskan, hingga Rabu sore, belum ada laboratorium yang melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) melaporkan adanya varian B.1.1.529.
"Saya pastikan sampai saat ini belum ada laboratorium yang melaporkan adanya Omicron," kata Amin saat dihubungi Kompas.com, Rabu.
Menurut Amin, para pakar bisa saja menduga varian Omicron mestinya sudah terdeteksi di Indonesia.
Baca: Cegah Varian Omicron, Pemerintah Perketat Syarat Masuk Indonesia
Meski begitu, masuknya varian yang berasal dari Afrika ini harus berdasarkan bukti ilmiah. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bantahan dan Klarifikasi soal Temuan Omicron di Bekasi
# TRIBUNNEWS UPDATE # Covid-19 # Kemenkes # Omicron # virus corona # Bekasi
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Dramatis! Ini Detik-detik Evakuasi Korban Terjepit, Petugas Upayakan Potong Gerbong KRL Wanita
2 menit lalu
Tribunnews Update
Kesaksian Korban Laka KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Gerobong Perempuan Hancur Lebur
7 jam lalu
Tribunnews Update
Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek Dievakuasi ke RSUD Bekasi, Ambulans Berjajar
7 jam lalu
Tribunnews Update
Kru Kereta Tewas dan 3 Penumpang Terjepit Imbas Laka Maut KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL
7 jam lalu
Tribunnews Update
Laka KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur, PT KAI Matikan Listrik Saluran Atas
7 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.