TRIBUNNEWS UPDATE

Beredar Kabar Temuan Covid-19 Varian Omicron di Bekasi, Kemenkes Berikan Bantahan dan Penjelasan

Kamis, 9 Desember 2021 18:17 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Masyarakat Indonesia sempat diramaikan dengan kabar adanya temuan varian baru Covid-19 Omicron pada Rabu (8/12).

Disebutkan bahwa varian ini ditemukan dari empat warga DKI Jakarta yang diperiksa di laboratorium di Bekasi, Jawa Barat.

Kabar yang sempat diunggah di laman resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi ini langsung dibantah oleh Pemerintah Pusat.

Baca: Kadinkes Bekasi Sebut Humas Diskominfotik Salah Kutip saat Rapat soal Info Warga Terpapar Omicron

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu memberikan bantahannya soal temuan Omicron.

Dikutip dari Kompas.com, hal ini berdasarkan surveilans genomik yang rutin dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

Untuk diketahui, surveilans genomik merupakan upaya pelacakan dan pemantauan genom Virus Corona untuk mencegah meluasnya penyebaran virus.

"Sampai saat ini belum ada, kami rutin melakukan surveilans genomik sekuensing belum ditemukan varian baru Omicron," kata Maxi saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.

Terkait dengan empat warga DKI Jakarta yang disebut terinfeksi Omicron sepulang dari luar negeri, Maxi mengatakan bahwa laboratorium tempat keempatnya melakukan pegecekan tak memiliki kemampuan pemeriksan Whole Genome Sequencing (WGS).

Pemeriksaan dengan metode tersebut hanya dapat dilakukan di Litbangkes dan GSI Lab.

Sejauh ini, belum ada kiriman dari laboratorium yang terletak di Cikarang tersebut kepada Litbangkes.

Baca: Foto Penampakan Pertama Covid-19 Varian Omicron, Ternyata Total Punya 32 Mutasi Protein

"Laboratorium Farmalab tidak punya kemampuan genom sekuensing, hanya bisa di Litbangkes dan GSI Lab, saya sudah cek di litbangkes tidak ada pengiriman sampel dari Farmalab," ujarnya.

Mengenai kabar ini, Kemenkes juga sudah menghubungi Kadinkes Kabupaten Bekasi untuk mengonfirmasi.

Hasilnya, Kadinkes Kabupaten Bekasi memberikan bantahannya.

Senada dengan Kemenkes, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio menegaskan, hingga Rabu sore, belum ada laboratorium yang melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) melaporkan adanya varian B.1.1.529.

"Saya pastikan sampai saat ini belum ada laboratorium yang melaporkan adanya Omicron," kata Amin saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Menurut Amin, para pakar bisa saja menduga varian Omicron mestinya sudah terdeteksi di Indonesia.

Baca: Cegah Varian Omicron, Pemerintah Perketat Syarat Masuk Indonesia

Meski begitu, masuknya varian yang berasal dari Afrika ini harus berdasarkan bukti ilmiah. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bantahan dan Klarifikasi soal Temuan Omicron di Bekasi

# TRIBUNNEWS UPDATE # Covid-19 # Kemenkes # Omicron # virus corona # Bekasi

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Kompas.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Covid-19   #Kemenkes   #Omicron   #virus corona   #Bekasi
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved