TRIBUNNEWS UPDATE
Kadinkes Bekasi Sebut Humas Diskominfotik Salah Kutip saat Rapat soal Info Warga Terpapar Omicron
TRIBUN-VIDEO.COM - Belakangan ini muncul informasi dari akun resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi soal empat warganya terpapar Covid-19 varian Omicron.
Namun, informasi itu dibantah oleh Kementerian Kesehatan.
Kini, Pihak Dinkes akui humas Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) salah mengutip saat rapat.
Dikutip dari Kompas.com pada Kamis (9/12/2021), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti memberikan penjelasan.
Terdapat kekeliruan informasi soal empat warga Jakarta dinyatakan terpapar virus corona varian Omicron.
Baca: Cegah Varian Omicron, Pemerintah Perketat Syarat Masuk Indonesia
Hal ini berdasarkan hasil tes Covid-19 di Laboratorium Farmalab, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Sri menerangkan, humas atau reporter dari Newsroom Diskominfotik Kabupaten Bekasi salah mengutip pernyataannya saat rapat dengan para camat.
Informasi yang salah kutip itu kemudian dimuat di situs resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, Bekasikab.go.id, pada Selasa (7/12/2021) kemarin.
Bahkan, sejumlah media sudah mengutip informasi tersebut.
Pemkab Bekasi kemudian menarik informasi tersebut dari situs webnya karena terjadi kekeliruan informasi.
Sri menegaskan, saat ini tidak ada warga uang terpapar Omicron.
Baca: Kemenkes Israel Laporkan 4 Kasus Baru Infeksi dari Omicron, Total Kasus Terkonfirmasi Jadi 11 Orang
"Tidak ada yang mengatakan itu Omicron,” ujar Sri dalam keterangan resminya, Selasa (8/12/2021).
Sementara itu, Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh menyatakan, persoalan ini sudah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Hal ini dilakukan untuk ditindaklanjuti dengan pendataan langsung.
Ia memastikan, varian Omicron belum terdeteksi di wilayahnya.
Dari 42 kasus aktif Covid-19 di wilayahnya per hari ini, tidak ada varian Omicron.
"Zero case (nol kasus), tidak ada temuan Omicron, saya pastikan," ujar Masrikoh.
Masrikoh menuturkan informasi yang benar memang ada temuan kasus positif Covid-19.
Bermula saat 20 warga negara asing bersama tujuh warga negara Indonesia tiba dari luar negeri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta beberapa pekan lalu.
Sesuai peraturan yang ada, 19 warga di antaranya melakukan kewajiban tes PCR yang sampelnya diproses di Laboratorium Farmalab Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Hasilnya mereka dinyatakan positif dan melakukan isoman di hotel pilihan dan Wisma Atlet.
Ia menyebutkan WNI tersebut tidak ada warga Bekasi.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron"
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Wakapolda Metro Jaya & Kapolres Metro Bekasi Tebar Benih Ikan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Sabtu, 18 April 2026
Mancanegara
40 NEGARA BERKUMPUL RAPAT DARURAT di Paris Bahas Pembukaan Selat Hormuz
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Puluhan Negara Gelar Rapat Darurat di Paris Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Memanas
Jumat, 17 April 2026
Viral
Sekolah Mangkrak 11 Tahun Jadi Sarang Ular, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan soal SMKN 1 Babelan
Jumat, 17 April 2026
LIVE UPDATE
Tri Adhianto Wajibkan ASN Pemkot Bekasi Gunakan Bahasa Inggris saat Live Zoom WFH
Jumat, 17 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.