Kamis, 15 Mei 2025

Terkini Daerah

Ibu dan Anak Jadi Korban Insiden Angkot Vs Kereta di Medan, Sempat Lambaikan Tangan

Senin, 6 Desember 2021 19:48 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Kecelakaan angkot vs kereta api di Jalan Skip, Kota Medan, meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

Bahkan, di antara korban yang tewas ada seorang ibu dan anaknya yang tewas dalam kecelakaan itu.

Asma Nur (42) dan anaknya Faida Naila Harahap (10), diketahui baru saja pulang melayat di Kutacane, Aceh.

Karimula Harahap, suami korban masih merasakan duka yang mendalam.

Pasalnya, sebelum berangkat dari Aceh menggunakan bus.

Baca: Nekat Seberangi Perlintasan Kereta, Sopir Angkot Mengaku Sadar saat Menerobos

Istri dan anaknya, sempat melambaikan tangan kepada dirinya dari dalam bus sewaktu hendak meninggalkan Aceh.

Saat itu, ia sedang bekerja di pinggir jalan dan menyaksikan kepergian istri dan anaknya meninggalkan dirinya.

"Saya pergi kerja. Sesudah naik bus dia (istri dan anaknya) lewat dari depan saya. Dia dadah-dadah dari dalam bus," kata Karimula Harahap kepada tribun-medan.com, Minggu (5/12/2021).

Ia menjelaskan, sewaktu istri dan anaknya berangkat. Mereka terus saling memberi kabar. Bahkan ketika sang istri dan anaknya naik angkot nahas nomor 123 tersebut.

"Kita jam 10 itu masih telponan, saya tanya kamu dimana, dia (istrinya) bilang di tiga binanga, istrahat dan makan. Anak mu nggak makan, dia beli popmie aja katanya," sebutnya.

Baca: Viral! Detik-detik Sebuah Angkot Tertabrak Kereta Api, 4 Orang Meninggal Dunia

"Jam satu itu saya telpon lagi, katanya sudah di Bandar Baru, sudah mau dekat Kaban Jahe. Jam dua saya telpon lagi, dia bilang sudah di angkot, bahkan sampai di Jalan Skip dia ngasih tau," tambahnya.

Lalu, Karimula menjelaskan tidak lama dari memberikan kabar terakhir tersebut. Ia kehilangan kontak dengan sang Istri.

"Nggak lama, sekira 15 menit sudah nggak aktif lagi nomornya," katanya.

Kemudian, sekitar pukul 24.00 WIB, ia mengaku mendapatkan kabar istri dan anaknya telah tewas, akibat angkot yang dinaikinya menabrak kereta api.

"Jam 12 malam saya ditelpon Kepling, ngasih kabar istri dan anak saya kecepatan. Saya berangkat jam satu malam langsung kemari," ujarnya.

Ia menceritakan, bahwa kedatangan istri dan anaknya ke Kutacane, Aceh untuk melayat ke tempat saudara nya yang juga sedang kemalangan.

Sementara, dirinya saat memang berada di Aceh untuk bekerja. Ia pun tidak menyangka pertemuan nya dengan sang istri dan anaknya di Aceh merupakan pertemuan terakhir kalinya.

"Setahu saya, istri saya itu pulang dari Aceh, ada ipar saya meninggal. Mau pergi di dadahnya saya, saya kan kerja di pinggir jalan. Terakhir ketemu di rumah kakak saya yang kemalangan itu," ujarnya.

Karimula menuturkan, Asma Nur merupakan ibu dari tujuh orang anak, dan Faida Naila Harahap merupakan anak terakhirnya.

Keduanya jenazah, disemayamkan di komplek pemakaman muslim di Jalan Serbaguna Ujung, Kecamatan Labuhan Deli.

Namun, lokasi liangnya agak berjauhan satu dengan yang lainnya.(Tribun-Medan/Alfiansyah)

# kecelakaan # angkot # sopir # korban

Baca berita lainnya terkait kecelakaan

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Istri dan Anaknya Tewas di Tabrak Kereta Api Jalan Sekip, Sempat Melambaikan Tangan Sebelum Berpisah

Video Production: Jastika
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #kecelakaan   #angkot   #sopir   #korban

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved