LIVE UPDATE

Penemuan Varian Baru Covid-19 Bernama Omicron, Disebut 500 Kali Lebih Cepat Penularannya

Senin, 29 November 2021 11:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Varian B.1.1.529 atau Omicron merupakan sebuah varian terbaru dari virus corona.

Mutasai lanjutan dari Covid-19 itu kini menjadi sorotan bagi negara di dunia.

Asosiasi Medis Dunia (WMA) memberi peringatan varian baru Covid-19 ini lebih ganas dibandingkan varian Delta dan sama mematikannya dengan Ebola.

Seperti diketahui, varian satu ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada 9 November.

Baca: Hati-hati Ancaman Varian Baru Covid-19 Omicron! Sama Mematikannya dengan Ebola, Simak Penjelasannya

Pada awal kemunculannya, WHO memasukkan Omicron dalam kategori variant under monitoring (VUM) atau varian dalam pemantauan.

Kategori Omicron naik menjadi varian yang mengkhawatirkan atau variant of concern (VOC) pada Jumat (26/11/2021).

Ketua Masyarakat Dokter Global Asosiasi Medis Dunia (WMA), Frank Ulrich Montgomery pun menyampaikan kekhawatirannya itu pada Sabtu (27/11/2021) kemarin.

Ia mengatakan pentingnya untuk menekan agar virus itu tak bermutasi lebih jauh.

Pecegahannya, ia mengimbau untuk negara-negara di dunia terus melakukan vaksinasi kepada warganya.

Baca: Cegah Covid-19 Varian Omicron Masuk ke Indonesia, Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Ini Masuk

"Demi mencapai ini, mungkin perlu untuk terus 'memvaksinasi dunia selama bertahun-tahun' yang akan datang," kata Montgomery.

Dikutip Tribunnews.com dari laman Russia Today, varian Omicron sama mengerikannya dengan efek virus Ebola.

Ebola pertama kali ditemukan pada 1976 di Sudan Selatan dan Republik Demokratik Kongo.

Hingga saat ini, wabah tersebut merupakan yang paling mematikan, saat terjadi di Afrika Barat pada 2014 hingga 2016, Ebola telah merenggut lebih dari 11.000 nyawa.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit yang dibawa oleh virus Ebola telah menyebabkan penderitanya mengalami demam parah dan pendarahan internal, dengan tingkat kematian rata-rata mencapai sekitar 50 persen.

Sementara itu, beberapa strain Covid-19 yang diketahui, telah menyebabkan kematian pada 90 persen, termasuk varian Delta. (Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)

# varian baru # Covid-19 # Omicron # B.1.1.529 # virus corona

Baca berita lainnya terkait Omicron

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ancaman Omicron, Asosiasi Medis Dunia Ingatkan Varian Baru Covid-19 Sama Mematikannya dengan Ebola

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Muhamad RisqiMei
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #varian baru   #Covid-19   #Omicron   #virus corona   #B.1.1.529
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved