Sabtu, 18 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pengakuan Mahasiswa yang Debat dengan Kang Dedi saat Bersihkan Pasar, Sebut Panik hingga 'Dihakimi'

Minggu, 21 November 2021 09:26 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mahasiswa yang sempat berdebat dan pertanyakan kompetensi Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi memungut sampah di Pasar Rebo Purwakarta akhirnya buka suara.

Mahasiswa yang bernama Yudha tersebut mengaku saat itu dirinya panik.

Ia juga tak bermaksud untuk menjatuhkan nama baik  Kang Dedi maupun pansos.

Pengakuan Yudha tersebut dituliskan sang mahasiswa di akun Facebook Yudha Dawami Abdas.

Dikutip dari Tribunnews.com, sosok Yudha sendiri jadi viral setelah memprotes Kang Dedi yang sedang membersihkan sampah di Pasar Rebo Purwakarta, Jawa Barat.

Saat itu Yudha menanyakan kewenangan dan kompetensi Kang Dedi membersihkan sampah di pasar.

Kang Dedi sempat geram menghadapi Yudha yang banyak berteori.

Apalagi Yudha mengklaim dirinya mewakili warga Purwakarta.

Mantan Bupati Purwakarta itu bahkan berulangkali menyebut gaya bicara Yudha terlalu ketinggian dan angkuh.

"Anda gak punya malu. Anda jangan ketinggian ngomong," ujar Dedi saat itu dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Tak hanya sekali, Kang Dedi beberapa kali menegur keras Yuda yang dianggapnya angkuh.

Seusai video perdebatannya viral, Yudha akhirnya meminta maaf.

Dalam unggahan di media sosialnya, ia mengaku tak bermaksud untuk menjatuhkan nama baik Kang Dedi, apalagi sampai berniat pansos.

"Tidak ada maksud untuk untuk menjatuhkan Kang Dedi atau numpang tenar sama Kang Dedi," tuturnya.

Menurutnya, alasannya menegur Kang Dedi yang saat itu sedang membersihkan Pasar Rebo Purwakarta yakni ingin mempertanyakan perihal relokasi pedagang pasar.

"Hanya ingin mempertanyakan perihal relokasi pedagang pasar di pasar-pasar sebelumnya yang belum jelas gimana mereka ke depannya setelah direlokasi apakah tetap bisa mencari penghasilan?," beber Yudha.

Namun apa yang ingin disampaikannya ke Kang Dedi kurang maksimal dan malah menimbulkan banyak tafsir.

Yudha mengakui saat itu cukup panik karena banyaknya orang yang seolah 'menghakimi' dirinya.

"Cuma ya maaf saya belum bisa menyampaikan esensi maksud saya. Saya cukup panik karena terlanjur banyak mata yang tertuju ke arah saya dan menuding saya," kata dia dalam postingannya.

Setelah video perdebatannya dengan Kang Dedi viral, ia ingin menjelaskan maksud dari ucapannya, namun tak diberi kesempatan.

"Saya tetap stay berharap ada ruang dimana maksud saya tersampaikan, tapi kesempatan itu ga ada. Sekali lagi saya mohon maaf untuk semuanya," kata Yudha.

Ia menegaskan apa yang dilakukannya murni merupakan perannya sebagai mahasiswa untuk memberikan kritik kepada pejabat publik.

Postingan permintaan maaf Yudha itu sampai Sabtu (20/11/2021) dan sudah dibagikan sebanyak 113 kali dan ada 3,7 ribu yang berkomentar.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahasiswa yang Pertanyakan Kompetensi Dedi Mulyadi Punguti Sampah Akhirnya Buka Suara: Saya Panik

# Purwakarta # Pasar Rebo # Dedi Mulyadi

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Dedi Mulyadi   #Pasar Rebo   #Purwakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved