Rabu, 22 April 2026

Kesehatan Gizi

Kenali Penyebab Utama Naiknya Asam Lambung, dari Pola Hidup hingga Hernia Hiatal

Rabu, 3 November 2021 11:11 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Penyakit asam lambung atau GERD adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan.

Pada umumnya masyarakat di Indonesia banyak yang mengalami asam lambung naik.

Kondisi ini seringkali membuat tubuh seseorang tidak nyaman.

Dikutip dari TribunHealth, salah satu penyebab asam lambung naik adalah kelainan lambung atau disebut hernia hiatal.

Baca: 5 Manfaat Minum Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil, Jaga Pertumbuhan Janin hingga Mencegah Asam Lambung

Kondisi ini akan membuat asam lambung naik.

Sebab bagian atas perut dan sfingter esofagus bagian bawah bergerak di atas diafragma.

Diafragma merupakan otot yang memisahkan bagian perut dan dada.

Umumnya, diafragma membantu menjaga asam tetap di perut.

Namun tenang saja Tribunners, penyakit asam lambung masih bisa disembuhkan.

Baca: Cara Naikkan Berat Badan bagi Penderita Asam Lambung, Ini Kata Ahli Gizi

Salah satunya dengan mengubah pola hidup dengan gaya hidup sehat.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Mustopa, Sp.PD menjelaskan bahwa penyakit asam lambung bisa muncul setelah makan langsung berbaring.

Hal tersebut tidak baik untuk tubuh kita.

Terutama setelah makan dalam porsi banyak langsung rebahan.

Baca: Gejalanya Hampir Mirip, Ini Perbedaan Gejala Usus Buntu dengan Asam Lambung

Karena menyebabkan tekanan di dalam lambung meningkat.

Sehingga makanan dan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan.

Jika Tribunners sering melakukannya akan menimbulkan penyakit asam lambung.

(Tribun-Video/ Husna)

Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Benarkah Berbaring setelah Makan Memicu Naiknya Asam Lambung? Begini Ulasan dr. Mustopa, Sp.PD

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: chalida husna
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved