Jumat, 17 April 2026

Jejak Sejarah

Sejarah Perkembangan Batik hingga Menjadi Warisan Budaya Dunia Tak Benda Unesco

Rabu, 20 Oktober 2021 13:59 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Asti Suryo Astuti yang merupakan Asisten Manajer Museum Batik Danar Hadi Solo menjelaskan perkembangan batik, serta bagaimana batik bisa menjadi warisan budaya dunia tak benda Unesco.

"Unesco kenapa menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai masuknya batik ke dalam representatif list mereka, lengkapnya warisan budaya dunia tak benda milik Indonesia,"

"Di tanggal 29 September ada pansus mengajukan proposal yang diminta oleh Unesco, jadi tidak ujuk-ujuk tanggal 2 Oktober itu ditetapkan hari batik nasional, tapi prosesnya hampir 2 tahun." ungkap Asti Suryo Astuti.

Ketua tim pansus tersebut adalah orang Australia yang pindah kewarganegaraan Indonesia yang juga menjadi abdi dalem Keraton Kasunanan yang juga menjadi seorang dalang.

"Beliau karena kemampuan berbahasa Inggrisnya maka menjadi ketua panitia untuk membentuk proposalnya itu." tambahnya.

Dalam proposal tersebut menyebutkan spesifiknya serta keistimewaan dari batik Indonesia secara detail.

Selain itu dalam proposal tersebut menyertakan bukti-bukti di Indonesia memiliki museum batik, kurikulum tentang batik, ada pusat perbelanjaan batik serta seniman batik.

Setelah masuk sebagai representative list Unesco, maka pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional.

Asti Suryo Astuti mengungkapkan batik sendiri sudah ada sejak zaman Panembahan Senopati batik sebenarnya sudah ada dengan bukti foto-foto.

Bahkan menurutnya sebelum zaman Panembahan Senopati, batik sebenarnya juga sudah ada.

"Pada abad ke-4 kalau tidak abad ke-5 sebelum masehi, di daerah Jawa Barat tepatnya di Baduy, itu ada sehelai kain yang namanya kain simbut yang dibuat dengan teknik celup rintang, tetapi perintang warnanya itu bubur, bukan lilin batik."

Hal tersebut menjadi bukti sebelum abad ke-5 teknik celup rintang sudah ada di Indonesia.

Selengkapnya simak pada video di atas.(*)

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved