Kacamata Hukum

Ancaman Hukuman bagi Pelaku KDRT, Bisa Mencapai 12 Tahun Penjara

Selasa, 19 Oktober 2021 15:59 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Ni Luh Putu Nilawati SH, MH yang merupakan direktur LBH APIK Bali menjelaskan ancaman hukuman bagi para pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ia menjelaskan ancaman hukuman dari kekerasan dalam rumah tangga tersebut bervariasi.

Pidana kekerasan dalam rumah tangga mulai 4 bulan sehingga dapat mencapai 12 tahun kurungan penjara.

"Kalau kekerasan fisik yang mengakibatkan rasa sakit, kemudian jatuh sakit dan juga luka berat itu pertama diancam dengan pidana 5 tahun penjara, atau denda hingga Rp15 juta,"

"Kemudian apabila dia melakukan perbuatan itu dengan mengakibatkan luka berat, mereka akan dipidana penjara selama 10 tahun, dengan denda Rp30 juta." ungkap Ni Luh Putu Nilawati.

Baca: Jenis Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Siapa yang Dapat Termasuk Korban KDRT

Baca: Saling Lapor dengan Anak soal KDRT, Polisi di Siantar Menangis & Cabut Laporan seusai Jadi Tersangka

Ni Luh Putu Nilawati menambahkan apabila kekerasan fisik dilakukan oleh suami terhadap istri, ancaman hukumannya cukup ringan, yaitu hanya 4 bulan penjara atau denda Rp5 juta.

Bila kekerasan tersebut tidak menyebabkan luka atau sakit yang signifikan, membuat kekerasan dalam rumah tersebut menjadi delik aduan.

Dalam kekerasan psikis yang terjadi dalam rumah tangga yang menyebabkan rasa takut yang mendalam, hilangnya rasa percaya diri, terlebih sampai mengalami gangguan jiwa.

Bila menyebabkan hingga gangguan jiwa hukumannya cukup berat, yakni mencapai 12 tahun kurungan penjara.

Simak selengkapnya pada video di atas. (*)

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Reporter: Khairul Rahmawan
Video Production: Khairul Rahmawan
Sumber: Tribun Video

Tags
   #KDRT   #LBH   #kekerasan   #psikis
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved