Senin, 20 April 2026

Hot Topic

Pengakuan Mahasiswa yang Dibanting Polisi, Sehari Usai kejadian Alami Muntah dan Kesulitan Napas

Jumat, 15 Oktober 2021 14:39 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasca-insiden seorang mahasiswa berinisial FA dibanting polisi pada Rabu (13/10/2021).

Kini korban mengaku mengalami muntah-muntah dan kesulitan bernapas keesokan harinya.

Bahkan bagian pundak dan lehernya kaku hingga tidak bisa digerakkan.

Dikutip dari Kompas.com, pengakuan FA tersebut diterima dari rekaman suara pada Jumat (15/10/2021).

Mahasiswa asal UIN Maulana Hasanudin itu mengaku mengeluh karena pundak dan lehernya tidak bisa digerakkan.

Selain itu ia juga merasa pusing, kesulitan bernapas, hingga muntah-muntah.

"Pundak, leher kayak enggak bisa digerakkin. Sama kepala agak kliyengan (pusing)," ungkap FA dalam rekaman suara yang diterima, Jumat (15/10/2021).

"Sama tadi (Kamis) pagi tuh, sedikit muntah-muntah sama engap (sulit napas)," imbuhnya.

Baca: Kapolres Tangerang Beri Penjelasan terkait Oknum Polisi yang Banting Mahasiswa saat Amankan Demo

Karena kondisinya memburuk, FA dibawa ke Rumah Sakit Ciputra di Panongan, Kabupaten Tangerang pada Kamis.

Diberitakan sebelumnya, insiden FA dibanting oleh Brigadir NP terjadi saat melakukan aksi demo di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Hari itu Rabu (13/10/2021) bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang.

Demo tersebut akhirnya berujung ricuh dan FA menjadi korban yang dibanting oleh Brigadir NP.

Peristiwa itu beredar dalam sebuah video berdurasi singkat yang memperlihatkan FA mengalami kejang-kejang usai dibanting.

Terkait hal itu, Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan masih belum tahu penjelasan medis mengapa FA sempat mengalami kejang.

Menurut Wahyu, karena FA masih menjalani perawatan, rekam medisnya masih bersifat rahasia.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal. FA memiliki kesadaran penuh meski telah dibanting.

Baca: Viral Video Demo Ricuh di Tangerang, Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa hingga Kejang-kejang

Wahyu juga mengklaim, FA tidak pingsan setelah dibanting oleh anak buahnya.

"Memang kemarin kondisinya langsung istirahat sebentar dan duduk, dan tidak ada pingsan," kata dia.

Meskipun demikian, pihaknya memberikan pilihan kepada FA untuk diperiksa di rumah sakit lain.

Sebelumnya, korban diketahui telah diperiksa di RS Harapan Mulya, Tigaraksa.

Wahyu mengatakan, pemeriksaan kesehatan FA dapat dilakukan di sejumlah RS lain di Tangerang, seperti RS Metro atau RS Ciputra.

Hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di RS lain itu dapat dijadikan pembanding hasil pemeriksaan di RS pertama.

Sehingga polisi mendapatkan keterangan medis yang valid sebagai bukti.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sehari Usai Dibanting Polisi, Korban Muntah-muntah hingga Pundak dan Leher Tak Bisa Digerakkan"

# UIN Maulana Hasanudin # Kabupaten Tangerang # Kapolres Kota Tangerang # Brigadir NP

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved