Rabu, 15 April 2026

Terkini Daerah

Barang Sisa Autopsi Ulang Mayat Amalia dan Tuti di Kasus Subang Berserakan di Makam

Jumat, 8 Oktober 2021 20:35 WIB
Tribun Jabar

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUN-VIDEO.COM - Pembongkaran makam Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya Tuti (54) sempat dilakukan tim penyidik Polres Subang dan Polda Jabar pada Sabtu (2/10/2021).

Pembongkaran makam kedua korban perampasan nyawa itu untuk keperluan autopsi.

Terlihat, barang-barang sisa dari autopsi tersebut yakni plastik berukuran besar, sisa sarung tangan, serta sisa tali.

Proses autopsi ulang di makam yang berada di TPU Istuning, Desa Jalan Jagak, Kabupaten Subang tersebut turut hadir tim ahli dari Forensik Mabes Polri Kombes Pol Hastry.

Sementara itu, dari hasil autopsi kedua kalinya itu, polisi akan kembali mencocokan dengan barang bukti yang sudah ditemukan pada proses penyelidikan.

Periksa Rekening

Misteri kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) pada 18 Agustus 2021 hingga 8 Oktober 2021 belum terungkap.

Meski begitu, Polres Subang dibantu Polda Jabar dan Bareskim Polri masih bekerja mengungkap pelaku perampasan nyawa anak dan ibu tersebut.

Mulai dari dua kali olah TKP di lokasi perampasan nyawa di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang. Lalu pemeriksaan saksi, memeriksa CCTV, tes DNA hingga pembongkaran makam Amalia dan Tuti pada Sabtu (2/10/2021).

Baca: Yosef Kerap Disudutkan hingga Hari ke-51 Kasus Subang, Kuasa Hukum Beberkan Kondisi Psikologisnya

Baca: Terungkap Masa Lalu Tuti Suhartini, Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Terbaru, polisi hendak memanggil lagi Yosef. Kali ini terkait rekening bank atas nama anaknya, Amalia Mustika Ratu. Hal tersebut diungkapkan oleh Fajar Sidik selaku tim kuasa hukum dari Yosef.

"Pak Yosef juga sudah ada pemanggilan terkait untuk urusan perbankan pembukaan rekening dari Allmarhumah Amalia," ucap Fajar di Subang, Jumat (8/10/2021).

Menurut Fajar, untuk persyaratan dalam hal pembukaan rekening sudah dipenuhi, hanya saja, tinggal menunggu pemanggilan dari pihak penyidik.

"Itu persyaratannya sudah kami siapkan, seperti keterangan ahli waris, KTP, KK. Jadi kami tinggal menunggu instruksi dari penyidik kapan akan dilakukannya pembukaan rekening tersebut," katanya.

Dia menyebut, secara kejiwaan, Yosef kelelahan terus diperiksa polisi. Belum lagi, Yosef juga lelah dengan tudingan miring di media sosial terkait keterlibatannya dalam kasus tersebut.

"Kalo secara psikologis klien kami kelelahan dengan pemanggilan-pemanggilan dari awal sampai dengan 13 kali pemanggilan, otomatis secara psikologis sangat kelelahan," ucap Fajar saat ditemui dikantornya, Kamis (7/10/2021).

Bukan hanya itu, menurut Fajar alasan kelelahan lain seperti dari lingkungan maupun dari media sosial yang dinilai memojokan kliennya sebagai pelaku dari perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

"Apalagi ditambah dari lingkungan dari opini-opini yang berkembang seperti menyudutkan Pak Yosef secara tendensius, subtantif, itu sangat luar biasa efeknya," katanya.

Kendati demikian, pihak kuasa hukum menyebutkan bahwa Yosef sendiri akan terus tegar sampai dengan pihak kepolisian berhasil mengungkap siapa dalang dari perampasan nyawa ibu dan anak tersebut.

"Tapi beliau Pak Yosef Insyaallah akan kuat untuk proses pengungkapan misteri dari pembunuhan ini," tambah Fajar. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul NGERI, Barang yang Dipakai Untuk Bedah Mayat Amalia dan Tuti di Kasus Subang Berserakan di Makam

# autopsi # Subang # Amalia Mustika Ratu # Tuti Suhartini # makam

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved