terkini daerah
11 Orang Kena Cegatan di Solo, Tak Bawa SIM dan STNK: Sanksi Tilang Diganti Vaksinasi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati
TRIBUN-VIDEO.COM - Hanya di Solo, pelanggar lalu lintas justru dibebaskan dari denda tilang dan diganti dengan vaksin.
Sebelumnya pelanggar lalu lintas akan diberikan bukti pelanggaran (tilang) dan membayar denda sesuai pelanggaran yang dilakukan, tetapi tidak demikian yang terjadi di Kota Solo.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan vaksinasi di Kota Solo.
Wakasatlantas Polresta Solo, AKP Sutoyo menyampaikan tilang vaksin dilakukan untuk meningkatkan vaksinasi di Kota Solo.
Baca: Cerita Ruang Rahasia Tempat Persembunyian DN Aidit saat Pelariannya di Solo, Seolah-olah Lemari
Baca: Seorang Emak-emak Enggan Turun saat Ditilang, Polisi Terpaksa Dorong Sepeda Motornya
"Tilang vaksin dilakukan kemarin, pelaksanaan dengan pemeriksaan aplikasi e-peduli bagi pengendara, surat vaksin, di lokasi," ungkapnya kepada Tribunsolo.com Kamis (30/9/2021).
Sutoyo menambahkan, dari pemeriksaan yang dilakukan kepada para pengendara sedikitnya ada 11 pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan.
"Ada beberapa pengendara yang tidak bawa SIM dan STNK, karena tidak membawa surat-surat kami tindak," ungkapnya.
Ia menjelaskan ada 11 pelanggar 10 kita vaksin, dan satu orang penyintas dan baru sembuh dua minggu lalu.
"Apabila yang bersangkutan belum vaksin atas persetujuan yang bersangkutan akan dilakukan vaksin, denda tilang dibebaskan," ujarnya.
Baca: Soal Praktik Prostitusi Sesama Jenis Berkedok Terapi Pijat di Solo, Ini Respons Wali Kota Gibran
"Sedangkan untuk denda tilang ditanggung oleh Satlantas," lanjutnya.
Tetapi, jika pelanggar ternyata sudah divaksin maka penindakan tetap akan dilakukan.
Penindakan hanya diberikan bagi pengendara yang melakukan pelanggaran fatal saja.
"Kalau sudah divaksin, ada pelanggaran tidak fatal, tidak menyebabkan kemacetan kami teguran," tutupnya.
(*)
Baca: Setelah Terjadinya Peristiwa G30SPKI, Pimpinan PKI DN Aidit Melarikan Diri ke Yogyakarta hingga Solo
Sumber: TribunSolo.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Ikut Terdampak Perang AS-Iran, BPOM akan Panggil Industri Farmasi Bahas Stok Obat dan Vaksin
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Jadi Dosen Tamu di Harvard Medical School, Kepala BPOM RI Sampaikan Gagasan soal Vaksin Maternal
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Menkes Terkejut Wabah Campak Melonjak, Langsung Putuskan untuk Sebar Vaksin ke Ratusan Daerah
Sabtu, 28 Februari 2026
Live Update
Pantau Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang, Pemprov Sumsel Resmikan Program Perangi Penyakit DBD
Rabu, 18 Februari 2026
LIVE UPDATE
Waspada Gigitan HPR di Jembrana Bali, 1200 Vial Vaksin Digunakan Dinas Kesos Tiap Bulannya
Selasa, 17 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.