Kamis, 9 April 2026

Terkini Daerah

Pemkot Depok Belum Putuskan Kapan Pembelajaran Tatap Muka Digelar

Kamis, 30 September 2021 19:20 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok belum memutuskan kebijakan soal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kota Depok.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono ketika meninjau kegiatan uji coba PTMT di SMP Negeri 2 Depok pada Rabu (29/9/2021).

Pada kesempatan tersebut, Imam memasuki dua kelas yang dibuka oleh SMP Negeri 2 Depok untuk simulasi kegiatan PTMT dan menyapa guru dan para siswa yang ada di kelas.

"Selamat pagi adik-adik semua, Assalamualaikum saya Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono," sapa Imam.

Imam juga sempat berbincang dengan beberapa siswa yang ada di kelas untuk menanyakan perasaan mereka menjelang PTMT yang akan dilaksanakan di Kota Depok pada Senin (4/10/2021) mendatang.

"Senang nggak masuk sekolah? Udah kangen yah sama temen-temen sekolahnya?" tanya Imam sembari di jawab iya oleh siswa.

Baca: Telah Berlangsung 4 Pekan PTM Terbatas di Kabupaten Malinau, Masih Terapkan Sistem 2 Sesi

Dalam kesempatan yang sama, Imam berharap bahwa uji coba PTMT yang dilaksanakan oleh SMP Negeri 2 Depok ini bisa bertahan dengan baik hingga pelaksanaan PTMT dilakukan.

"Mudah-mudahan bisa bertahan dengan baik uji cobanya sehingga kalau ini bagus maka akan kita laksanakan PTMT secara keseluruhan sekolah yang ada baik di SD, SMP maupun SMA,"sebutnya.

Imam menegaskan bahwa dalam pelaksanaan PTMT pihak sekolah harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Jika ada sekolah yang melanggar protokol kesehatan, lanjut Imam, Pemkot Depok akan menghentikan kegiatan pembelajaran tatap mukanya.

Baca: Jelang PTM, Toko Seragam Sekolah di Manado Diserbu Ibu dan Anak yang Ingin Beli Baju Baru

"Kalau prokesnya gak dijalankan jangan dilaksanakan pembelajaran tatap mukanya. Gak boleh. Harus dengan protokol Covid-19," tegasnya.

Imam menyebutkan, bahwa ada poin poin yang harus ditekankan pada simulasi PTMT.

Pertama adalah tentang memakai masker.

Kedua bahwa siswa didalam kelas yang masuk itu harus diatur supaya tidak terjadi penumpukan di kelas.

"Jadi ganjil genap misalkan nomor absennya bisa dilakukan itu. Kedua makan tolong bawa dari rumah. Hal-hal yang membuka masker itu diharapkan tidak terjadi," ucapnya.

Poin selanjutnya adalah vaksinasi yang merupakan bagian terpenting untuk siswa yang akan masuk.

"Terutama SMP ya karena kalau SD belum ya. SMP, SMA itu harus sudah divaksin," ungkapnya.

Baca: Kasus Covid-19 Terus Meningkat pada Anak saat PTM Terbatas, Pemerintah Diminta untuk Tunda PTM

Poin terakhir adalah Imam meminta semua komponen pendidikan harus menjaga dan melakukan protokol kesehatan saat PTMT dijalankan.

Saat ditanya soal kesiapan pelaksanaan PTMT di Depok yang rencananya akan dilakukan pada 4 Oktober 2021 mendatang, Imam akan mengevaluasi terlebih dahulu uji coba PTMT ini.

"Kalau dari hasil evaluasi sudah oke ya bisa dilangsungkan," ujar Imam.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pemkot Depok Belum Putuskan Kapan Pembelajaran Tatap Muka Digelar, https://jakarta.tribunnews.com/2021/09/29/pemkot-depok-belum-putuskan-kapan-pembelajaran-tatap-muka-digelar?page=all.

- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok belum memutuskan kebijakan soal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kota Depok.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono ketika meninjau kegiatan uji coba PTMT di SMP Negeri 2 Depok pada Rabu (29/9/2021).

Pada kesempatan tersebut, Imam memasuki dua kelas yang dibuka oleh SMP Negeri 2 Depok untuk simulasi kegiatan PTMT dan menyapa guru dan para siswa yang ada di kelas.

"Selamat pagi adik-adik semua, Assalamualaikum saya Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono," sapa Imam.

Imam juga sempat berbincang dengan beberapa siswa yang ada di kelas untuk menanyakan perasaan mereka menjelang PTMT yang akan dilaksanakan di Kota Depok pada Senin (4/10/2021) mendatang.

"Senang nggak masuk sekolah? Udah kangen yah sama temen-temen sekolahnya?" tanya Imam sembari di jawab iya oleh siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Imam berharap bahwa uji coba PTMT yang dilaksanakan oleh SMP Negeri 2 Depok ini bisa bertahan dengan baik hingga pelaksanaan PTMT dilakukan.

"Mudah-mudahan bisa bertahan dengan baik uji cobanya sehingga kalau ini bagus maka akan kita laksanakan PTMT secara keseluruhan sekolah yang ada baik di SD, SMP maupun SMA,"sebutnya.

Imam menegaskan bahwa dalam pelaksanaan PTMT pihak sekolah harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Baca: Bupati Nunukan Larang Pelajar PTM Terbatas jika Belum Divaksinasi

Jika ada sekolah yang melanggar protokol kesehatan, lanjut Imam, Pemkot Depok akan menghentikan kegiatan pembelajaran tatap mukanya.

"Kalau prokesnya gak dijalankan jangan dilaksanakan pembelajaran tatap mukanya. Gak boleh. Harus dengan protokol Covid-19," tegasnya.

Imam menyebutkan, bahwa ada poin poin yang harus ditekankan pada simulasi PTMT.

Pertama adalah tentang memakai masker.

Kedua bahwa siswa didalam kelas yang masuk itu harus diatur supaya tidak terjadi penumpukan di kelas.

"Jadi ganjil genap misalkan nomor absennya bisa dilakukan itu. Kedua makan tolong bawa dari rumah. Hal-hal yang membuka masker itu diharapkan tidak terjadi," ucapnya.

Poin selanjutnya adalah vaksinasi yang merupakan bagian terpenting untuk siswa yang akan masuk.

"Terutama SMP ya karena kalau SD belum ya. SMP, SMA itu harus sudah divaksin," ungkapnya.

Poin terakhir adalah Imam meminta semua komponen pendidikan harus menjaga dan melakukan protokol kesehatan saat PTMT dijalankan.

Saat ditanya soal kesiapan pelaksanaan PTMT di Depok yang rencananya akan dilakukan pada 4 Oktober 2021 mendatang, Imam akan mengevaluasi terlebih dahulu uji coba PTMT ini.

"Kalau dari hasil evaluasi sudah oke ya bisa dilangsungkan," ujar Imam.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pemkot Depok Belum Putuskan Kapan Pembelajaran Tatap Muka Digelar

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: febrylian vitria cahyani
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved