Yandex

Terkini Daerah

Mencicipi Kuliner Iga Bakar dan Kopi Lawe Khas Tawangmangu, Olahan yang Mengoyang Lidah

Sabtu, 25 September 2021 22:06 WIB
TribunSolo.com
Editor: Danang Risdinato | Video Production: Arief Miftakhul Firdaus

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUN-VIDEO.COM - Kuliner khas Tawangmangu, Karanganyar tak jauh-jauh dari olahan iga sapi.

Iga sapi yang memiliki tekstur lembut dipadu dengan variasi bumbu membuat kenikmatan tiada tara.

Olahan daging iga khas Tawangmangu, tak hanya kuah saja.

Kali ini TribunSolo.com, mencoba menikmati olahan daging iga yang pengolahannya dengan cara dibakar.

Daging iga bakar Khas Tawangmangu dari Rahma Kedai dan Resto, berada di Jalan Tembus Alternatif, Kalisoro, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Tak hanya iga bakar, di Restoran ini juga memiliki menu minuman tak kalah nikmatnya yakni Kopi Lawe Khas Lereng Gunung Lawu, Karanganyar.

Baca: Praja Coffee Loyok, Wisata Kuliner di Lombok Timur dengan Pemandangan Alam yang Asri

Kopi Lawe merupakan jenis kopi arabika, yang ditanam oleh Petani Tawangmangu, Karanganyar.

Aroma Kopi Lawe sendiri memiliki khas tersendiri, yakni mengeluarkan aroma rempah tipis.

Harga dari kedua menu ini cukup terjangkau yakni satu porsi nasi iga bakar hanya dibandrol Rp 35 ribu dan Kopi Lawe yang dibandrol Rp10-14 ribu saja.

Baca: Wisata Grojogan Sewu Tawangmangu Dibuka Kembali, Simak Aturan Terbarunya

Lalu bagaimana kombinasi, dari kedua kuliner ini ?

Dari pengakuan para pelanggan kedai ini, kombinasi ini cukup mampu menggoyang lidah.

Pengelola Rahma Kedai dan Resto, Sapto Sudarso, mengatakan kedua menu ini menjadi menu yang terlaris dari menu lainya.

Hal itu, terlihat dari banyaknya wisatawan yang singgah dan memesan menu tersebut.

"Setiap hari selalu ada puluhan - ratusan porsi nasi iga bakar dan Kopi Lawe juga memiliki penikmatnya sendiri, jauh-jauh dari luar kota kayak dari Surabaya," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (25/9/2021).

Sapto menjelaskan, kunci dari rahasia kenikmatan yakni bahan yang digunakan.

"Kalau daging iga, itu kami ambil langsung dari pemotongan hewan jam 02.00 WIB, sampai resto sekitar jam 06.00 WIB langsung kami olah," ungkapnya.

Baca: Nikmati Sensasi Pedas Bakso Kuburan Mantan Bin Kenangan, Kuliner Unik di Tanjungbalai Sumatera Utara

Sedangkan untuk citarasa Kopi Lawe, Sapto mengaku hanya menggunakan biji kopo pilihan khas Lereng Gunung Lawu.

"Karena kami memiliki biji kopi kualitas baik dan hanya ada 2 perkebunan saja di Gunung Lawu, jadi benar-benar kami jaga keistimewaannya, dengan cara peracikan oleh barista kami," ujarnya.

Sensasi keduanya juga membawa kesuksesan bagi restoran ini.

Mereka berdiri pada tahun 2014, awalnya hanya memiliki satu bangunan.

Sampai saat ini telah memiliki bangunan yang luas dan berlantai 2.

"Dulu masih sederhana, tapi sekarang perlahan sudah ada pembangunan. Seperti dibelakang ada kolam renang dan spot foto selfi," ungkapnya.

Perkembangan dan perubahan bangunan ini, menurut Sapto untuk mengikuti tren masyarakat dan bertahan dalam persaingan antar restoran di Tawangmangu. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kuliner Enak Tawangmangu Karanganyar, Iga Bakar dan Kopi Lawe: Olahan yang Menggoyang Lidah

# kuliner # Iga Bakar # Tawangmangu # Wisata Kuliner di Tawangmangu

Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved