Yandex

Terkini Daerah

Pemdes Sidowayah Dorong Petani Muda dengan Smart Farming: Penghasilan Bisa di Atas UMR

Sabtu, 25 September 2021 17:48 WIB
TribunSolo.com
Editor: Enggar Tiasto | Video Production: Arief Miftakhul Firdaus

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUN-VIDEO.COM, KLATEN - Persoalan pertanian di masa depan menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak.

Sebab, saat ini minat para pemuda untuk terjun ke dunia pertanian sangat minim.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidowayah, Kecamatan Polanharjo mendorong anak muda untuk menjadi Petani dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Kepala Desa (Kades) Sidowayah, Mujahid Jaryanto, mengaku khawatir beberapa tahun kemudian lahan pertanian di Indonesia mangkrak.

"Saya khawatir, sekitar 5 sampai 20 tahun mendatang lahan pertanian bakal mangkrak karena tidak ada regenerasi," kata Mujahid kepada TribunSolo.com, Sabtu (25/9/2021).

Baca: Tradisi Grebeg Apem Yaa Qowiyyu di Klaten Libatkan 100 Ojol, Menko Airlangga Hadir Ikut Memeriahkan

Mujahid mengatakan, usia petani saat ini di atas 40 tahun.

Banyak generasi muda yang tidak mau bertani, bahkan ada orang tua yang melarang anaknya bertani.

Namun, dengan hadirnya smart farming yang diinisiasi oleh salah satu warga di desannya, dia berharap anak muda mau menjadi petani.

"Dengan adanya milenial smart farming, kami berharap, anak-anak muda sekarang tidak ada yang melakukan urbanisasi ke kota besar," ujar Mujahid.

Baca: Suasana Desa Kranggan Klaten yang Terdampak Pembangunan Tol Solo-Jogja, Tersisa Puing Rumah Warga

Kemudian dia mengungkapkan, dengan adannya teknologi smart farming di Desa Sidowayah, anak muda tetap bergerak di pertanian.

Dengan alat-alat pertanian ini, ia mengatakan, anak muda bisa menghasilkan Rp5-10 juta sekali panen.

"Dengan adannya teknologi smart farming ini bisa menghasilkan uang 3 hingga 5 kali dari upah UMR buruh," ujarnya.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, Jum'at (24/9/2021) di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, smart farming ada dua macam.

Masing-masing yaitu mesin transplanter atau mesin penanam padi modern dan alat pendektesi suhu, cuaca hingga kadar ph tanah sawah itu.(*)

# Klaten # Smart Farming 4.0 # petani # Pemuda

Baca berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Pemdes Sidowayah Klaten Dorong Munculnya Petani Muda dengan Smart Farming: Penghasilan di Atas UMR

Sumber: TribunSolo.com
Tags
   #Klaten   #Smart Farming 4.0   #petani   #Pemuda
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved