Jumat, 1 Mei 2026

Terkini Daerah

Histeris saat Prosesi Doa Bersama, Kakak Amalia Mustika Minta Pelaku Dihukum Mati

Jumat, 10 September 2021 20:48 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM, SUBANG - Doa bersama untuk Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) digelar warga Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Kamis (9/9/2021) malam.

Tuti dan Amalia adalah korban yang ditemukan meninggal secara tak wajar pada 18 Agustus 2021.

Yeti mengatakan, ia turut berterima kasih kepada segenap masyarakat yang ikut mendoakan kedua korban.

"Terima kasih buat semua masyarakat Jalan Cagak."

"Mudah-mudahan doanya diterima oleh Allah Swt."

Baca: Doa Bersama Dilaksanakan di Dekat Lokasi Pembunuhan Subang, Lurah: Inisiatif Warga

Baca: Teka-teki Ponsel Korban Pembunuhan Subang yang Hilang Kini Terkuak, Jadi Petunjuk Ungkap Pelaku

"Mudah-mudahan penjahatnya cepat-cepat ditangkap gitu," ujar Yeti saat selesai menggelar doa bersama dengan masyarakat Desa Jalancagak, Kamis (9/9/2021).

Yeti tetap memercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Ia berharap pelaku cepat ditangkap dan tentunya dihukum seberat-beratnya.

"Siapa pun pelakunya cepat tertangkap."

"Untuk polisi juga supaya dapat kemudahan untuk segera menangkap pelaku," katanya.

Pekan ini, kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan ibunya memasuki pekan ketiga.

Baca: Polres Subang Kantongi 2 Bukti Kuat, Dinilai Dapat Mengungkapkan Pelaku Pembunuhan Tuti dan Amalia

Yoris Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga korban perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (55), berharap pelaku yang habisi Amalia dan Tuti dihukum mati.

"Semoga pelakunya cepat terkangkap, demi Allah Rasulullah supaya tertangkap pelakunya."

"Kalau bisa, dihukum mati," kata Yoris, yang hadir di sela pengajian mendoakan Amalia dan Tuti di Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Kamis (9/9/2021).

Yoris adalah anak Tuti sekaligus kakak Amalia.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga menggelar pengajian akbar untuk mendoakan Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) yang mati tak wajar.

Suasana mengharukan menyelimuti gelaran doa bersama tersebut.

Yoris tampak tak kuasa menahan tangis saat doa baru dimulai.

Tangisan Yoris pun tidak bisa dibendung saat selesai melakukan doa bersama tersebut.

Yoris juga mengungkapkan bahwa dengan kasus kematian dari ibu serta adiknya masih belum terungkap, keluarga sangat prihatin.

"Rasanya tuh gereget, tapi mudah-mudahan polisi bisa cepat nangkep pelakunya," katanya.

Dia berharap jika pelaku ditangkap, hakim memutusnya dengan pidana mati.

"Beri hukuman yang setimpal kepada pelakunya, harus dihukum mati, harus di hukum mati pokoknya Allahuakbar," ucap Yoris penuh kesedihan.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Doa Bersama buat Ibu dan Anak di Subang, Yoris Menangis dan Bertakbir, Polisi Terima Hasil Forensik

Editor: Bintang Nur Rahman
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved