Jumat, 10 April 2026

travel

Resmi! Arab Saudi Buka Perbatasan, Jemaah yang Sudah Divaksin Sinovac Boleh Lakukan Ibadah Umrah

Jumat, 10 September 2021 17:46 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Arab Saudi sudah membuka kembali perbatasannya untuk turis internasional yang telah divaksinasi mulai Rabu (1/8/2021).

Sementara itu, untuk ibadah umrah sudah diizinkan sejak Selasa (10/8/2021).

Diinformasikan, wisatawan yang telah divaksinasi tidak perlu menjalani karantina setelah tiba di Arab Saudi.

Dilansir TribunTravel dari Khaleej Times, wisatawan perlu memberikan bukti rangkaian lengkap dari salah satu dari empat vaksin yang diakui di Arab Saudi.

Di antaranya dua dosis untuk vaksin Oxford/Astra Zeneca, Pfizer/BioNTech, dan Moderna atau satu dosis vaksin yang diproduksi oleh Johnson and Johnson.

Baca: Akan Terbang ke Arab Saudi Bicarakan Umrah, Menag : Mudah mudahan Ada Kabar Baik

Lalu bolehkah wisatawan dengan vaksin Sinovac memasuki Arab Saudi?

Indonesia misalnya, kebanyakan penduduknya mendapatkan vaksin Sinovac.

Padahal tak sedikit umat Muslim di Indonesia yang ingin segera terbang ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah.

Kabar baiknya, jemaah yang telah menyelesaikan dua dosis vaksin Sinopharm atau Sinovac dapat memasuki Arab Saudi.

Namun dengan satu syarat, mereka harus menerima dosis tambahan dari salah satu dari empat vaksin yang diakui di Arab Saudi.

Wisatawan dapat mendaftarkan status vaksinasi mereka di portal web yang tersedia dalam bahasa Arab dan Inggris.

Kendati demikian, Indonesia saat ini belum masuk daftar negara-negara yang diizinkan langsung masuk ke Arab Saudi.

Baca: Arab Saudi Mulai Buka Layanan Ibadah Umrah Jemaah Internasional, Indonesia Belum Bisa Masuk

"Semua negara dipersilakan melakukan penerbangan langsung dari negaranya ke wilayah Kerajaan, kecuali sembilan negara yang penerbangan langsung ke Saudi masih ditangguhkan," jelas Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (Amphuri) Zaky Zakaria, dikutip TribunTravel dari Tribunnews.

Sembilan negara yang dimaksud yaitu Indonesia, India, Pakistan, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Libanon.

"Boleh ke Arab Saudi kalau mau dikarantina di negara lain dulu, yang enggak di-banned selama 14 hari," tambah Zaky.

Namun menurut dia, jemaah diizinkan masuk atau tidaknya ke wilayah Kerajaan Arab Saudi tergantung perkembangan dan kondisi pandemi di Indonesia.

Selain itu, kondisi vaksinasi Covid-19 di Indonesia maupun Arab Saudi juga akan menjadi pertimbangannya.

Zaky memperkirakan, kemungkinan Arab Saudi bisa menerima jemaah Indonesia masuk wilayahnya, jika vaksinasi sudah mencapai 70 persen dan kondisi pandemi sudah membaik.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Arab Saudi Buka Perbatasan, Bolehkah Jemaah dengan Vaksin Sinovac Lakukan Ibadah Umrah?

# Zaky Zakaria Anshary # vaksin Sinovac # Arab Saudi # ibadah umrah

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunTravel.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved