Sabtu, 25 April 2026

Terkini Daerah

Akhirnya, Sayuran Hidroponik Tembus Pasar Modern di Ambon, Hanya Pakai Gaba-gaba dari Aboru

Jumat, 3 September 2021 17:56 WIB
Tribun Ambon

TRIBUN-VIDEO.COM - Sayuran hidroponik menggunakan media tanam pelepah pohon sagu atau gaba-gaba kini telah masuk pasaran Kota Ambon.

Pengelola proyek, Bobby Nahumury mengatakan sayur jenis sawi yang ditanam menggunakan metode hidroponik gaba-gaba ini memiliki kualitas yang baik sehingga dijual di dua supermarket yakni Dian Pertiwi dan Friss Market.

"Saat ini sudah masuk ke supermarket salah satunya Dian Pertiwi," kata Bobby kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon.

Lanjutnya, kualitas sayuran dengan bahan alam ini tak kalah jauh dari media tanam lain bahkan modal awal tak sampai Rp 7 juta.

Baca: Pasar Apung di Kota Ambon Segera Dialiri Listrik, Pedagang Mulai Penuhi Lapak

"Dari hasil panen ini, kualitasnya bagus tidak kalah dari metode hidroponik yang biasanya, hanya berbeda di media tanamnya saja," tambah Bobby.

Bobby menjelaskan 80 paket per 450 gram mereka dapatkan dari hasil panen kali ini.

Dengan waktu pembibitan hingga panen hanya 30 hingga 45 hari.

"Lubang anakan sekitar 400an, dimasukan kedalam plastik dan dijual 450gram per plastiknya, Jadi kuantiti dan kualitas nya bagus, banyak. Untuk sekarang ini jarak panen hanya 30-45 hari," jelasnya.

Selain sayur sawi, Yayasan Tita Ina Ama, melalui Buku Voor Aboru akan mencoba dengan sayur jenis lain seperti sawi putih, daging dan selada.

"Saat ini sedang mencoba menyemai sayur jenis lain juga seperti selada atau sawi-sawi yang lain," ungkapnya.

Baca: LIVE UPDATE: Berawal dari Hobi, Mama Muda Jadi Petani Hidroponik di Kota Bogor

Sebelumnya, Yayasan Tita Ina Ama memulai proyek hidroponik dengan media tanam gaba-gaba sejak Maret 2021 lalu di Desa Aboru, Kabupaten Maluku Tengah.

Penggunaan gaba-gaba sendiri terinspirasi dari kehidupan masyarakat Aboru yang lekat dengan pohon sagu.

Selain itu,Yayasan Tita Ina Ama juga ingin membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menggunakan sumber daya alam sekitar.

"Daripada menunggu tiga bulan untuk panen kasbi dan singkong, lebih baik menggunakan media tanam gaba-gaba. Waktu panen lebih cepat dan bisa dijual kembali," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Akhirnya, Sayuran Hidroponik Pakai Gaba-gaba dari Aboru Tembus Pasar Modern di Ambon

# Pasar Modern # Sagu # sayuran hidroponik 

 
Editor: Danang Risdinato
Sumber: Tribun Ambon

Tags
   #hidroponik   #sayuran hidroponik   #Pasar Modern   #Ambon   #selada   #Sagu

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved