LIVE UPDATE
LIVE UPDATE: Berawal dari Hobi, Mama Muda Jadi Petani Hidroponik di Kota Bogor
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUN-VIDEO.COM, BOGOR BARAT - Berawal dari hoby menanam, seorang ibu muda beralih profesi sebagai petani perempuan milenial di Kota Bogor.
Dia adalah Rennita Owner RH Farm seorang ibu muda yang sukses bertani hidroponik di Kota Bogor di lahan 1000 meter dengan 1200 lubang tanam.
Saat ditemui di RH Farm Jalan Raya Cifor, Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rennita bercerita awal mula terjun menjadi petani hidroponik.
Ketika itu sekitar tahun 2016, dirinya menjalani hoby berkebun di balkon rumahnya di kawasan Yasmin.
Ketika itu Ia membuat rangkaian hidroponik dengan 420 lubang tanam.
Setelah panen Ia pun mencoba menawarkan kepada tetangganya dengan strategi pemasaran memberikan gratis sayuran.
Pada saat itu tetangganya pun mulai tertarik.
"Awalnya aku kasih dulu gratis ke mereka, terus mereka kan nanya ko sayurnya beda ya, terus aku bilang ini hidroponik, terus ko akarnya beda ya, terus aku jelasin ini media tanamnya namanya roockwool, begit gitu sih aku jelasinnya," ujarnya.
Setelah itu Rennita pun mencoba menyemai sendiri sayuran hidroponiknya.
Karena dengan menyemai sendiri bisa menurunkan biaya opersional hingga 30 persen.
Namun usahanya itupun tak berjalan mulus
"Nah terus aku coba semai sendiri emang enggak mudah sih menurut ku itu dari semua proses hidro ini paling sulit itu semai gagal terus sampai 15 kali lah sampai aku tuh udah ah kayanya aku enggak cocok dipertanian ini gitu kan yasudah sempat juga jadi sarang nyamuk tuh rangakain karena enggak terpakai," katanya.
Baca: TRIBUNNEWS LIVE UPDATE PETANG: SABTU, 21 AGUSTUS 2021
Meski sempat vakum sementara, namun semangatnya kembali muncul sampai akhirnya Ia membuat RH Farm diakhir tahun 2018.
"Terus aku pikir pikir, lho aku sudah beli rangkaian mahal mahal masa iya akau mau buang buang duit gitu aja nah terus aku mulai lagi," katanya.
Setelah sempat gagal, Rennita pun terus belajar dan mencoba hingga akhirnya memiliki formula yang cocok digunakan.
"Dari situ Alhamdulillah lah bisa aku semai sendiri sampai proses panen," katanya.
Berjalan beberapa bulan kemudian Rennita bertemu dengan komunitas hidroponik di tahun 2019.
Ketika itu Ia pun mulai membuka jaringan hingga memperluas market RH Farm.
"Disitu aku ketemu orang yang bertani komunitas hidroponik disalah satu koperasi namanya koperasi tani hidroponik sejahtera kotahira nah aku bergabung disitu di kotahira Ahlamdulillah akau dari kota hira dapat kuota untuk suplai ke resto," katanya.
Saat itu Ia pun mendapat kuota untuk menyuplai 50 kilogram hingga 100 kilogram pakcoy.
Nanun ketika memasuki pertengan 2020 dimasa pandemi pemasaranpun menurun drastis karena hotel dan restoran saat itu tutup sementara karena pembatasan.
Menghadapi keadaan itu Rennita pun tak putus asa.
Itu Ia anggap sebagai ketentuan Allah yang harus dijalani.
Saat itu kemudian Ia pun merubah market pasar dari suplai ke restoran menjadi menjual langsung ke konsumen dan reseller.
Dan sampai saat ini RH Farm pun tetap sukses dan bisa bertahan dan berkembang dimasa pandemi Covid-19 demgan terus meningkatkan dan mengembangkan hasil produk pertanian.(*)
# LIVE UPDATE # mama muda # hidroponik # Bogor
Videografer: Panji Anggoro Putro
Video Production: Danang Risdinato
Sumber: Tribunnews Bogor
Local Experience
Bolen Lumer Zahira, UMKM Rumahan Berawal dari Hobi hingga Tumbuh Lewat Kualitas dan Konsistensi
18 jam lalu
LIVE UPDATE
Tembok Penahan Tanah Longsor, Jembatan di Ciomas Bogor Ambruk, Warga Terpaksa Memutar Jauh
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Rano Karno Tertibkan Parkir di Kawasan Depo MRT Lebak Bulus, Cangkul Tanah hingga Copot Rambu
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.