Kamis, 30 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Bansos Diduga Disunat Pihak Bank, Risma Geram Minta Diusut: Diproses, Kalau Tidak Saya Laporkan

Minggu, 29 Agustus 2021 16:02 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus dugaan penyunatan atau pemotongan dana bantuan sosial (Bansos), PKH (Program Keluarga Harapan), dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) di Lumajang, Jawa Timur tengah menjadi sorotan publik.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menduga, ada keterlibatan dari pihak bank dalam kasus tersebut.

Risma kemudian meminta pihak pengelola bank untuk segera mengusut tuntas masalah tersebut.

Pada Sabtu (28/8/2021), Risma langsung mendatangi Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, lantaran geram mendapati dugaan BST (Bantuan Sosial Tunai) dan BPNT disunat oleh oknum pendamping PKH.

Setelah mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket), Mensos Risma mencium indikasi ada bank yang ditengarai terlibat dalam kasus masalah penyunatan dana Bansos tersebut.

Pihak Bank BNI diduga telah menunjuk mantan karyawannya memonopoli pasokan sembako e-Warung hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut tentu saja bertentangan dengan petunjuk teknis e-Warung.

Selain itu, kualitas dan kuantitas bantuan sembako juga menjadi sorotan Mensos Risma.

Dikutip dari Surya.co.id, seharusnya standar sembako yang diterima KPM (Keluarga Penerima Manfaat) senilai Rp200 ribu.

Nyatanya, bantuan itu hanya berisi beras 15 kilogram, telur 10 butir, kacang tanah 350 gram, manisa 3 biji, apel 3 biji dan 2 biji.

Enam item tersebut, jika dikalkulasi nilainya tidak setara dengan nominal yang ditentukan.

Tak hanya itu, dari hasil jejak digital, ada dugaan Bank BNI kerap menurunkan bantuan ke KPM secara dicicil.

Padahal, Kementerian Sosial tak pernah mengirim Bansos secara kredit.

"Tolong diproses. Kalau juga ada staf saya, juga saya proses. Tapi bapak juga harus proses, kalau tidak saya laporkan ke manapun," tegas Risma saat berdialog dengan Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang.

Atas temuan tersebut, Risma meminta pihak BNI Kabupaten Lumajang segera mengusut tuntas masalah tersebut.

"Saya minta Senin (30/8/2021) clear," jelasnya.

Sementara, Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang, Sukarno Hadi mengaku belum tahu secara runtut duduk permasalahan tersebut.

"Saya panggil dulu berdasar yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.

(Tribun-Video.com/Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Mensos Risma Cium Indikasi Ada Bank yang Terlibat Kasus Dugaan Penyunatan Dana Bansos di Lumajang

# bantuan sosial (Bansos) # Tri Rismaharini # Lumajang # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Surya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved