TRIBUNNEWS UPDATE
Angka Kematian Covid-19 akan Kembali Ditampilkan, Tim Khusus Sedang Perbaiki dan Tata Rapi Data
TRIBUN-VIDEO.COM - Angka kematian pasien Covid-19 disebut akan dimasukkan kembali ke dalam indikator penanganan Covid-19, seusai data ditata rapi.
Untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah juga menerjunkan tim khusus untuk memperbaikinya.
Tak hanya angka kematian, banyak angka kesembuhan yang juga mengalam keterlambatan dalam pelaporan.
Dilansir Tribunnews.com, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jodi Mahardi memberi tanggapan terkait angka kematian Covid-19 yang dihapus sementara dari indikator penanganan Covid-19.
Dalam penuturanya, ia mengaku pemerintah saat ini sedang kesulitan dalam menganalisis penanganan Covid-19 di daerah.
Ia menyebut ada data yang merupakan akumulasi dari beberapa minggu sebelumnya.
Baca: Tanggapan Pihak Kemenko Marves soal Prediksi Data Kematian Covid-19 yang Bisa Saja Lebih Tinggi
"Kami temukan ada input data yang merupakan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu ke belakang. Sehingga menimbulkan disorsi dalam penilaian." jelasnya.
Ia mengatakan bahwa tak hanya angka kematian, angka kesembuhan pun mengalami keterlambatan dalam pelaporan.
Jodi menduga, hal itu terjadi lantaran keterbatasan tenaga di daerah.
"Hal serupa juga terjadi dengan kasus aktif, karena banyak kasus sembuh yang belum terlaporkan. Hal ini bisa terjadi mungkin karena keterbatasan tenaga di daerah," ujarnya.
Pemerintah disebut kini telah menerjunkan tim khusus untuk menangani permasalahan tersebut.
"Ke depan kita terus mengambil langkah perbaikan untuk memastikan data yang akurat. Kita juga menurunkan tim kusus untuk ini." tegasnya.
Jika data telah rapi, nantinya akan kembali dimasukkan ke dalam indikator penanganan Covid-19.
"Nanti kita akan input indikator kematian jika datanya sudah rapi," jelasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jubir Luhut: Angka Kematian Covid akan Kembali jika Data Sudah Rapi, Ada Tim Khusus untuk Perbaiki
# TRIBUNNEWS UPDATE # tim khusus # Covid-19 # Jodi Mahardi
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Minta Kader Tidak Terprovokasi atas Insiden Penikaman Nus Kei
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Iran-AS: Trump Diejek Lewat Meme Minion AI, Iran Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
PM Spanyol Kritik Keras Konflik Timur Tengah saat KTT di Barcelona, Desak Pemerintah Berlaku Adil
3 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rahasia Umum! Ikan Sapu-sapu Jadi Bahan Siomay, Sudin KPKP Bakal Sidak Rumah Produksi di Jakarta
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Gencatan Senjata Hampir Usai, Presiden Iran Sebut Teheran Tak Berniat Perluas Eskalasi Perang
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.