Mancanegara
Terbuat dari Bahan Daur Ulang dan Hanya Mengandung Emas 1,2%, Ini Fakta Medali Emas Olimpiade Tokyo
TRIBUN-VIDEO.COM - Medali emas selalu menjadi incaran utama para atlet Olimpiade.
Diberikan hanya untuk juara pertama, medali emas memberikan kebanggaan tersendiri, meskipun medali itu bukanlah 100 persen emas murni.
Dilansir Insider, faktanya, hanya 1,2 persen dari medali emas yang diberikan kepada juara Olimpiade Tokyo adalah emas.
98,8% bagian lainnya adalah perak, menurut Compound Interest, situs komunikasi sains yang meneliti campuran bahan kimia.
Medali emas Olimpiade Tokyo memiliki berat sekitar 0,54 kg.
Artinya, setiap medali emas hanya berisi sekitar 6,7 gram emas.
Saat Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, medali emas juga mengandung sekitar 6 gram emas, CNN melaporkan, meskipun medali itu lebih ringan daripada yang diberikan di Tokyo.
Biasanya, medali emas berupa bagian dasar perak yang diselimuti lapisan emas tipis.
Hanya medali perak pada pertandingan tahun ini, yang beratnya sama dengan medali emas, yang seluruhnya dibuat dari perak.
Lebih ringan, medali perunggu memiliki berat 0,4 kg.
Perunggu adalah campuran tembaga dan timah.
Baca: Perjalanan Karier Greysia Polii: Terpuruk di London, Bangkit, lalu Raih Emas Olimpiade Tokyo
Baca: Ukir Sejarah, Greysia/Apriyani Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
Medali perunggu terdiri dari 95% tembaga dan 5% seng.
Medali terbuat dari ponsel daur ulang
Jepang membuat sendiri semua medalinya.
Ada 5.000 medali emas, perak, dan perunggu untuk Olimpiade Tokyo.
Medali-medali itu dibuat menggunakan perangkat elektronik daur ulang seperti ponsel yang disumbangkan oleh orang-orang di seluruh negeri.
Selama rentang waktu dua tahun, Proyek Medali Tokyo 2020 mengumpulkan 78.985 ton perangkat elektronik, termasuk 6,21 juta ponsel, dari seluruh Jepang.
Perangkat dipanaskan agar leleh untuk mengekstrak logam di dalamnya.
Hasil ekstraksi itu dihasilkan 32 kilogram emas, 3.500 kg perak, dan 2.200 kg perunggu.
Dibutuhkan hingga 40 ponsel untuk mengamankan satu gram emas, Compound Interest melaporkan.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade bahwa medali seluruhnya terbuat dari logam daur ulang.
Pada Olimpiade 2016 lalu, 30% medali perak berasal dari perak daur ulang dari suku cadang mobil dan kaca spion.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Medali Emas di Olimpiade Tokyo: Kandungan Emas 1,2%, hingga Terbuat dari Bahan Daur Ulang
# atlet Olimpiade # Medali Emas # Olimpiade Tokyo
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com
Saksi Kata
Kisah Robi yang Pernah Diremehkan, Kini Ukir Sejarah Raih Medali Emas Sea Games 2025 untuk Belitung
Minggu, 28 Desember 2025
SEA Games 2025
Indonesia Cetak Sejarah dengan 91 Emas, Mimpi Buruk 32 Tahun di SEA Games Resmi Berakhir
Minggu, 21 Desember 2025
SUPERSKOR
TIMNAS FUTSAL INDONESIA UKIR SEJARAH DI THAILAND, Medali Emas untuk Seluruh Masyarakat
Minggu, 21 Desember 2025
Tribunnews Update
Kontingen Indonesia Raih 91 Emas SEA Games, Prabowo: Saya Senyum, Agak Pusing Juga Bonusnya Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Tribunnews Update
Vietnam-Malaysia Kalah Telak! Indonesia Borong 91 Medali Emas di SEA Games, Sukses Lampaui Target
Jumat, 19 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.