Rabu, 13 Mei 2026

Terkini Daerah

Jawab Tantangan Makan 20 Menit di Warung, Bima Arya: Tidak Mudah Memang

Kamis, 29 Juli 2021 20:52 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Aturan PPKM level 4 soal makan dibatasi cuma 20 menit menjadi polemik tersendiri.

Diunggah lewat akun instagram pribadi @bimaaryasugiarto, Senin (26/7/2021) lalu, Bima Arya didampingi seorang staf dan ajudan menjajal makan di warung pecel lele di Jalan Dadali, Kota Bogor.

Saat disambangi Bima Arya, warung itu tampak sepi dan hanya sang Walikota dan ajudannya saja yang pesan makanan.

Dalam unggahannya Bima Arya menuliskan, dalam aturan PPKM yang diperpanjang melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri, warung makan kaki lima boleh buka dan bisa makan di tempat.

Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi usaha kecil agar tetap bisa memperoleh pendapatan hariannya.

"Tapi agar tetap menjaga prokes, dibatasi maksimal pengunjung 3 orang dan waktu makan 20 menit," ujar Bima Arya.

Setelah itu, Bima Arya pun sempat berbincang dengan pedagang yang disambanginya sebelum memesan makanan.

Menurut sang pedagang, gara-gara ada aturan makan 20 menit, pelanggan kini lebih memilih pesan makanan atau takeaway lewat aplikasi GoFood atau Grab.

Baca: Wali Kota Bogor Coba Langsung Makan di Tempat Selama 20 Menit, Bima Arya: Waktunya Sangat Cukup

"Tapi rata-rata sekarang pada takeaway sih pak," ujar pedagang.

Setelah itu, Bima Arya dan ajudan pun memesan makanan pecel lele.

Sambil menghitung waktu dimulai dari pesan makanan, Bima Arya tampak geleng-geleng kepala.

"Ini 10 menit masakan baru datang," ucap Bima Arya.

Setelah makanan datang, Bima Arya pun langsung makan pecel lele pesanannya.

Setelah beres makan, Bima Arya kembali melihat jam tangannya.

Sambil bernafas lega, Bima Arya mengaku bisa makan 20 menit.

"20 menit sejak saya pesan sampai selesai. Udah habis," ucap Bima Arya.

Kemudian, Bima Arya bertanya pada ajudannya soal tanggapan makan 20 menit.

"Jadi cukup gak makan 20 menit?" tanya Bima Arya.

Baca: Coba Makan di Warung Pecel Lele 20 Menit, Bima Arya: Waktunya Cukup, Tapi seperti Kesiangan Sahur

"Pas-pasan pak," jawab ajudan.

Jawaban sang ajudan pun dibenarkan oleh Bima Arya.

Walikota Bogor itu menyebut jika yang pesan banyak, maka tentu akan ngatre dan akan menghabiskan waktu lebih lama.

Sehingga waktu makan 20 menit pun akan terkuras.

"Emang sih pas-pasan, makanya harus konsentrasi. Ini 20 menit pas karena gak ada orang lain lagi jadi tidak ngantre.

Kalau ngantre, ada orang lain mungkin bakal lebih lama lagi," ujar Bima Arya.

"Itulah realita di lapangan, PR kita semua," tambahnya.

Baca juga: Bantu Penanganan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Kota Bogor, Kementerian PUPR Kerahkan Eskavator

Waktu 20 menit makan di tempat menurut Bima Arya cukup, tapi tidak mudah baik praktek maupun pengawasannya.

"Waktunya memang cukup, tapi rasanya seperti kesiangan sahur dan imsak sisa 20 menit lagi. Tidak mudah memang," tulisnya.

Tapi menurut Bima Arya hal itu untuk mengurangi resiko penularan ketika makan.

"Banyak yang tetap memilih untuk membawa pulang pesanan makanannya. Lebih aman. Jangan lengah dan selalu waspada. Tetap utamakan protokol kesehatan dimanapun berada. Salam sehat," tulis Bima Arya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Jawab Tantangan Makan 20 Menit di Warung, Ridwan Kamil Ngos-ngosan, Bima Arya : Tidak Mudah Memang

# aturan PPKM # Bima Arya # Makan 20 menit

Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribunnews Bogor

Tags
   #aturan PPKM   #Bima Arya   #Makan 20 menit

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved