Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Pemerintah Indonesia Buru 3 Jenis Obat Terapi Covid-19 yang Belum Diproduksi di Indonesia, Apa Saja?

Selasa, 27 Juli 2021 13:39 WIB
Tribunnews.com
Editor: Purwariyantoro | Reporter: Ratu Budhi Sejati | Video Production: Erwin Joko Prasetyo

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya masih memburu tiga jenis obat yang digunakan untuk terapi Covid-19.

Ia mengandalkan impor tiga jenis obat tersebut lantaran Indonesia belum memproduksinya.

Tiga jenis obat tersebut adalah Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas.

Hal itu disampaikannya dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (26/7/2021) siang.

Ia menjelaskan, obat-obatan itu saat ini di seluruh dunia dalam status short supply lantaran semua orang membutuhkannya.

Baca: Asal Muasal Ivermectin, Sempat Jadi Polemik seusai Erick Thohir Sebut sebagai Obat Terapi Covid 19

"Ini adalah obat-obatan yang di seluruh dunia juga sedang short supply karena semua orang membutuhkan obat-obat ini," imbuhnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (27/7/2021), Budi menyebut, Remdesivir akan tiba pada bulan ini sebanyak 150 ribu vial.

Kemudian juga akan tiba pada bulan Agustus sebanyak 1,2 juta vial.

Pihaknya juga mengatakan, saat ini sedang dalam proses pembuatan Remdesivir di dalam negeri.

"Sekarang kita sedang dalam proses untuk bisa membuat Remdesivir di dalam negeri, doakan mudah-mudahan itu bisa segera terjadi," imbuhnya.

Untuk obat Actemra, selain seribu vial yang direncanakan tiba pada bulan ini, pemerintah juga berupaya terus mendatangkan lebih banyak pasokan dari sejumlah negara.

Baca: Obat Terapi Covid 19 akan Dibagikan Gratis untuk Pasien Isolasi Mandiri, Ada 3 Macam Paket

Sementara untuk Gammaraas, Budi menyebut pihaknya akan mengimpor 26 ribu di bulan Juli ini dan 27 ribu di bulan Agustus.

Ia mengingatkan kepada masyarakat, semua obat-obatan untuk terapi Covid-19 tersebut hanya boleh diberikan dengan resep dokter.

Budi menambahkan, tiga obat tersebut harus disuntikkan dan hanya bisa dilakukan di rumah sakit.

"Untuk tiga obat seperti Gammaraas, Actemra, dan Remdesivir itu harus disuntikkan dan hanya bisa dilakukan di rumah sakit."

Sehingga ia meminta untuk menggunakannya sesuai dengan prosedur.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

# obat # Covid-19 # Obat Terapi Covid-19 # Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Baca berita lainnya terkait Obat Terapi Covid-19

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 3 Jenis Obat Terapi Covid-19 yang Sedang Diburu Pemerintah Indonesia, Belum Bisa Produksi Sendiri

Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved