Viral Video
Heboh Video Nakes Dilukai Keluarga Jenazah Covid-19, Polisi Beberkan Fakta yang Sebenarnya
TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi seorang pria diduga menusuk tenaga kesehatan (nakes) menggunakan gunting viral di media sosial .
Seperti yang dikutip TribunnewsBogor.com dari akun di Instagram, video pria yang disebut-sebut sebagai keluarga pasien Covid-19 saat melukai nakes beredar luas.
Hingga akhirnya, fakta sebenarnya di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di RSUD Ambarawa, Jawa Tengah pun terkuak.
Baca: Tak Terima Ditagih, Seorang Ibu Rumah Tangga di Palembang Ditusuk saat Tagih Utang
Dalam video yang beredar terlihat suasana tegang menyelimuti ruangan rumah sakit.
Kericuhan memanas tatkala ada seorang pria yang mengamuk.
Melihat ada pria mengamuk, tenaga kesehatan dan petugas segera mengerubuti sang pria.
Teriakan spontan menggema saat pria tersebut memberontak.
"Tolong mas," ujar perekam
"Wes Mas wes," kata petugas rumah sakit.
Baca: Terungkap Identitas Penusukan Polisi, Pelaku Mantan Teroris dan Sempat Dipenjara di Nusakambangan
Dalam wacana yang beredar, pria tersebut adalah keluarga dari pasien Covid-19.
Imbas keributan tersebut, dua nakes luka-luka akibat terkena gunting yang dipegang pria itu.
Usai kejadian tersebut viral, pihak kepolisian pun mengurai penjelasan.
Dilansir dari Tribun Jateng, pihak Polsek Ambarawa mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi di TKP.
Pun dengan penyebab mengapa sang pria sampai mengamuk.
Kapolsek Ambarawa AKP Komang Karisma mengatakan peristiwa kericuhan bermula ketika ada anggota keluarga pelaku berinisial NH dinyatakan meninggal dunia karena positif Covid-19.
"Kemudian ketika hendak dilakukan pemulasaran jenazah datang pelaku berinisial NAS yang minta difotokan kondisi jenazah. Sebab, secara prosedur tidak dibolehkan ikut menyaksikan, sontak NAS ini emosi dan memegang gunting," ujar AKP Komang Karisma di Polsek Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (24/7/2021)
Lebih lanjut, AKP Komang menjelaskan dari hasil keterangan saksi-saksi tidak ada niatan pelaku melukai tenaga kesehatan.
Hanya saja, karena emosi sesaat ditambah antisipasi petugas keamanan rumah sakit terjadi keributan.
Ia menambahkan, atas kasus itu pihak keluarga maupun perwakilan RSUD Ambarawa membuka mediasi agar masalah yang ada tidak berkepanjangan dan justru berdampak negatif terhadap keluarga almarhum.
"Tetapi memang harus kami akui akibat kejadian itu ada luka-luka pada bagian tangan nakes karena saat itu sempat terjadi perebutan gunting sampai patah," kata AKP Komang Karisma.
Baca: Pengakuan Pelaku Penusukan Polantas di Palembang, Modus Tanya Alamat sebelum Tikam Leher Korban
Pihaknya menyatakan, pelaku sendiri emosi karena khawatir terjadi salah urus dalam pemulasaran jenazah akibat termakan informasi hoaks seperti adanya kabar pengambilan organ milik almarhum.
AKP Komang Karisma menegaskan, pada saat kejadian juga tidak terjadi pemukulan terhadap nakes hanya adu badan dengan Satpam RSUD karena berebut gunting yang dikhawatirkan disalahgunakan pelaku.
"Itu reflek saja sebenarnya, ingin mengamankan gunting yang dipegang pelaku. Gunting sendiri didapat pelaku dilokasi RSUD karena selesai dipakai memotong label tabung," ujar AKP Komang Karisma.
AKP Komang menerangkan, pasien Covid-19 yang meninggal tersebut karena rumah sakit kehabisan tabung oksigen. Sehingga, pasien tidak dapat ditangani secara maksimal, sementara kondisinya sudah cukup parah. (*)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Heboh Video Nakes Dilukai Keluarga Jenazah Covid-19, Fakta Sebenarnya Terkuak : Gunting Sampai Patah
# Viral Video # nakes # Covid-19 # viral di media sosial # penusukan
Video Production: Restu Riyawan
Sumber: Tribunnews Bogor
TRIBUNNEWS UPDATE
Viral Video Aksi Arogan Pria Penghalang Ambulans di Depok hingga Rusak Mobil, Kini Ditangkap Polisi
12 jam lalu
LIVE UPDATE
Kasus Terkonfirmasi di MV Hondius Bertambah, WHO Tegaskan Hantavirus Bukan Pandemi "Covid Baru"
3 hari lalu
Live Update
LIVE UPDATE SORE: Remaja di Jambi Ditusuk OTK, Adu Jotos Driver Ojol Vs Mata Elang di Depok
5 hari lalu
Tribunnews Update
Oknum Polisi Minta Maaf seusai Merokok saat Mengemudi hingga Ngeyel saat Ditegur, Diperiksa Propam
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.