Kamis, 16 April 2026

Internasional

Hasil Penelitian Pemerintah Inggris Tunjukkan Vaksinasi Kurang Efektif Melawan Varian Delta

Kamis, 10 Juni 2021 11:40 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUN-VIDEO.COM, LONDON - Penelitian terbaru yang dilakukan oleh pemerintah Inggris menemukan bahwa vaksinasi yang dilakukan secara penuh menunjukkan hasil yang kurang efektif melawan varian baru virus corona (Covid-19) B.1.67.2 atau Delta.

Begitu pula vaksinasi yang diberikan hanya satu dosis.

Meskipun sebagian besar masih menunjukkan efikasi dalam melawan varian tersebut.

Baca: Varian Delta Ditemukan pada Kasus Baru Covid-19 di Victoria Australia

Sementara pada varian lainnya yakni B.1.1.7 atau Alpha Inggris, vaksinasi menunjukkan efikasi yang lebih baik.

Dikutip dari laman New York Magazine, Kamis (10/6/2021), penelitian menemukan bahwa dua dosis vaksin Covid-19 memberikan perlindungan 81 persen terhadap varian Delta.

Sedangkan terhadap varian Alpha, vaksinasi secara penuh ini menunjukkan perlindungan mencapai 87 persen.

Baca: Hepatitis D, Peradangan di Hati yang Disebabkan oleh Delta Virus

Di sisi lain, satu dosis vaksin hanya mampu memberikan perlindungan sebesar 33 persen terhadap infeksi simtomatik dari Delta.

Sementara itu, dosis yang sama memberikan perlindungan lebih tinggi terhadap varian Alpha, yakni 51 persen.

Jika itu akurat, berarti varian Delta kemungkinan merupakan varian yang saat ini menjadi ancaman terbesar bagi populasi di seluruh dunia yang telah divaksinasi sebanyak satu dosis. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Penelitian Pemerintah Inggris Tunjukkan Vaksinasi Kurang Efektif Melawan Varian Delta

Baca berita terkait lainnya

Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Varian Delta   #vaksinasi   #Inggris   #virus corona   #Covid-19

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved