Sabtu, 11 April 2026

Misteri Mbah Fanani, Sang Pertapa Dataran Tinggi Dieng pun Terungkap

Minggu, 16 April 2017 16:32 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM -- Sosok pertapa dari Dieng, Wonosobo bernama Mbah Fanani menjadi sorotan media akhir-akhir ini.

Dilansir dari Grid.id, Minggu (16/4/2017), Mbah Fanani yang terkenal jarang bicara tersebut datang ke Dieng pada 1980-an.

Tak ada yang berani mengusiknya, karena dia dianggap memiliki kemampuan lebih.

Ketika ia pindah tempat pertapaan ke Jalan Raya Dieng, tepatnya di Desa Dieng Kulon, Batur Banjarnegara, pada 1995, orang-orang sekitar berusaha membangun gubug untuknya.

Hal ini dilakukan oleh masyarakat sekitar karena kasihan jika Mbah Fanani kepanasan dan kedinginan.

Pertapa beramut gimbal itu misteri besar bagi warga Wonosobo.

Tak ada yang tahu asal-usulnya, apalagi informasi lainhnya, sebab dia memang tak pernah mau bicara.

Mbah Fanani juga sering kedatangan tamu dari berbagai daerah, termasuk para kyai dan pejabat dengan berbagai keperluan yang tidak diketahui dengan jelas.

Namun, tiba-tiba pada  Rabu (13/4/2017), dia menghilang dari gubug pertapaannya.

Menurut Kepala Desa Dieng Kulon, Batur Banjarnegara, Slamet Budiono, karena Mbah Fanani sering dikunjungi orang itulah maka jika ada pengunjung datang menemui Mbah Fanani, warga juga tidak curiga.

Termasuk ketika ada rombongan orang berpakaian serba putih mendatangi tenda Mbah, Rabu (12/4/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Warga juga gak curiga, tahunya itu tamu Mbah Fanani, karena dia biasa dikunjungi orang," katanya kepada Tribunnews.com.

Ternyata, rombongan tersebut memboyong Mbah Fanani dari tempat semedinya dan membawanya meninggalkan Gunung Dieng.

Tonton juga:

Mobil Terbakar di Tengah Tabligh Akbar Habib Rizieq

Ngeri! Video Messi Berguling dan Berlindung Menghindari Tendangan Cepat Suarez

Hal ini membuat warga Dieng heboh karena selama belasan tahun Mbah Fanani sudah tinggal di tempat itu dan tiba-tiba ia menghilang.

Selain itu mereka juga menyayangkan penjemputan tersebut tidak diberitahukan kepada warga, terutama kepada keluarga yang selama ini merawat Mbah Fanani.

Baru belakangan diketahui, dia dibawa ke Indramayu oleh keluarganya.

Mbah Fanani diketahui dijemput keluarganya dan dipindah ke Indramayu dari sebuah akun Facebook dengan akun Azun.

Bersama sebuah foto yang menunjukkan seorang pria mirip Mbah Fanani, akun tersebut menuliskan, "Alhamdulillah beliau sekarang berada di petilasan Dampu Awang bersama orang tua kami abah Rojab dalam keadaan aman n nyaman. Petilasan dampuawang desa Sudimampir kec Balongan Indramayu, Jawa Barat".

Kapolsek Batur, AKP Sumono juga membenarkan informasi tersebut.

Ia mengatakan, Mbah Fanani tidak dijemput paksa, melainkan dijemput oleh pihak keluarganya sekitar pukul 22.30.

“Beliau dijemput oleh empat mobil mewah dengan plat nomor E. Rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang berpakaian serba putih turun dari mobil dan menghampiri tenda tempat beliau selama ini tinggal,” ungkapnya.

Berdasar video yang diunggah akun Youtube Vetty Rias, Kamis (13/4/2017), seorang wanita berjilbab hitam terlihat bersama Mbah Fanani.

Dalam video tersebut terdapat tulisan, "Vetty sangat kehilangan Eyang Fanani kembalilah eyang untuk Vetty".

Tulisan tersebut dibarengi tulisan lain yang menyebutkan, "Tidak mau lepasin tanganku. Maafkan aku eyang telah membuatmu sedih. By Vetty".

Pada bagian selanjutnya terdapat tulisan, "Eyang aku pasti akan selalu merindukan eyang".

Tidak diketahui dengan pasti hubungan antara wanita dalam video tersebut dengan Mbah Fanani, namun mereka terlihat dekat satu sama lain.

Selengkapnya tonton video di atas. (*)

Editor: Cornelia Putri Indriastuti
Video Production: Cornelia Putri Indriastuti
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Dieng   #Wonosobo   #Banjarnegara   #Fanani

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved