Misteri Mbah Fanani, Sang Pertapa Dataran Tinggi Dieng pun Terungkap
TRIBUN-VIDEO.COM -- Sosok pertapa dari Dieng, Wonosobo bernama Mbah Fanani menjadi sorotan media akhir-akhir ini.
Dilansir dari Grid.id, Minggu (16/4/2017), Mbah Fanani yang terkenal jarang bicara tersebut datang ke Dieng pada 1980-an.
Tak ada yang berani mengusiknya, karena dia dianggap memiliki kemampuan lebih.
Ketika ia pindah tempat pertapaan ke Jalan Raya Dieng, tepatnya di Desa Dieng Kulon, Batur Banjarnegara, pada 1995, orang-orang sekitar berusaha membangun gubug untuknya.
Hal ini dilakukan oleh masyarakat sekitar karena kasihan jika Mbah Fanani kepanasan dan kedinginan.
Pertapa beramut gimbal itu misteri besar bagi warga Wonosobo.
Tak ada yang tahu asal-usulnya, apalagi informasi lainhnya, sebab dia memang tak pernah mau bicara.
Mbah Fanani juga sering kedatangan tamu dari berbagai daerah, termasuk para kyai dan pejabat dengan berbagai keperluan yang tidak diketahui dengan jelas.
Namun, tiba-tiba pada Rabu (13/4/2017), dia menghilang dari gubug pertapaannya.
Menurut Kepala Desa Dieng Kulon, Batur Banjarnegara, Slamet Budiono, karena Mbah Fanani sering dikunjungi orang itulah maka jika ada pengunjung datang menemui Mbah Fanani, warga juga tidak curiga.
Termasuk ketika ada rombongan orang berpakaian serba putih mendatangi tenda Mbah, Rabu (12/4/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Warga juga gak curiga, tahunya itu tamu Mbah Fanani, karena dia biasa dikunjungi orang," katanya kepada Tribunnews.com.
Ternyata, rombongan tersebut memboyong Mbah Fanani dari tempat semedinya dan membawanya meninggalkan Gunung Dieng.
Tonton juga:
Mobil Terbakar di Tengah Tabligh Akbar Habib Rizieq
Ngeri! Video Messi Berguling dan Berlindung Menghindari Tendangan Cepat Suarez
Hal ini membuat warga Dieng heboh karena selama belasan tahun Mbah Fanani sudah tinggal di tempat itu dan tiba-tiba ia menghilang.
Selain itu mereka juga menyayangkan penjemputan tersebut tidak diberitahukan kepada warga, terutama kepada keluarga yang selama ini merawat Mbah Fanani.
Baru belakangan diketahui, dia dibawa ke Indramayu oleh keluarganya.
Mbah Fanani diketahui dijemput keluarganya dan dipindah ke Indramayu dari sebuah akun Facebook dengan akun Azun.
Bersama sebuah foto yang menunjukkan seorang pria mirip Mbah Fanani, akun tersebut menuliskan, "Alhamdulillah beliau sekarang berada di petilasan Dampu Awang bersama orang tua kami abah Rojab dalam keadaan aman n nyaman. Petilasan dampuawang desa Sudimampir kec Balongan Indramayu, Jawa Barat".
Kapolsek Batur, AKP Sumono juga membenarkan informasi tersebut.
Ia mengatakan, Mbah Fanani tidak dijemput paksa, melainkan dijemput oleh pihak keluarganya sekitar pukul 22.30.
“Beliau dijemput oleh empat mobil mewah dengan plat nomor E. Rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang berpakaian serba putih turun dari mobil dan menghampiri tenda tempat beliau selama ini tinggal,” ungkapnya.
Berdasar video yang diunggah akun Youtube Vetty Rias, Kamis (13/4/2017), seorang wanita berjilbab hitam terlihat bersama Mbah Fanani.
Dalam video tersebut terdapat tulisan, "Vetty sangat kehilangan Eyang Fanani kembalilah eyang untuk Vetty".
Tulisan tersebut dibarengi tulisan lain yang menyebutkan, "Tidak mau lepasin tanganku. Maafkan aku eyang telah membuatmu sedih. By Vetty".
Pada bagian selanjutnya terdapat tulisan, "Eyang aku pasti akan selalu merindukan eyang".
Tidak diketahui dengan pasti hubungan antara wanita dalam video tersebut dengan Mbah Fanani, namun mereka terlihat dekat satu sama lain.
Selengkapnya tonton video di atas. (*)
Video Production: Cornelia Putri Indriastuti
Sumber: Sumber Lain
LIVE UPDATE
Update Penanganan Longsor Terjang 3 Kecamatan di Wonosobo, Akses Jalan Sempat Tertutup
Selasa, 31 Maret 2026
Live Tribunnews Update
Detik-detik Tebing Setinggi 15 Meter Longsor di Wonosobo Imbas Hujan Deras, Jalur Penghubung Lumpuh
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Wonosobo Diterjang Cuaca Ekstrem: Puting Beliung Rusak 15 Rumah di Sapuran hingga Pohon Tumbang
Senin, 30 Maret 2026
Local Experience
Festival Balon Udara Wonosobo Meriahkan Lebaran 2026, Jadi Daya Tarik Wisata Sarat Nilai Budaya
Selasa, 24 Maret 2026
Live Update
H+3 Idul Fitri 2026, Objek Wisata di Wonosobo Dipadati Pengunjung, Pemudik Manfaatkan Libur Lebaran
Selasa, 24 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.