Yandex

Terkini Nasional

3 Kasus Peredaran Narkoba Jaringan Internasional Terungkap, Ada yang Libatkan Anggota DPRD Bireuen

Kamis, 6 Mei 2021 07:42 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUN-VIDEO.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) ungkap peredaran narkoba jaringan Internasional dengan barang bukti seberat 581,31 kilogram sabu.

Upaya War on Drugs kembali membuahkan hasil, terhitung dalam kurun waktu 20-27 April 2021, BNN berhasil mengungkap tiga jaringan sindikat narkorba Internasional, yakni dari Pakistan dan Malaysia.

Dari tempat berbeda, sembilan tersangka beserta barang bukti berupa 581,31 kilogram sabu berhasil diamankan BNN bekerjasama dengan Bea Cukai.

Baca: Penangkapan Vokalis Deadsquad terkait Narkoba, Hasil Interogasi Polisi terhadap Temannya

"Jumlah ini tidaklah sepadan jika diukur dengan nilai uang, karena ketika sabu tersebut disita dan dimusnahkan maka tidak ada nilainya sama sekali. Namun penyitaan sabu yang jumlahnya lebih dari setengah ton ini sangat bernilai penting karena menyelamatkan lebih dari 2,9 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba," jelas Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, Rabu (5/5/2021).

Adapun tiga kasus yang dimaksud yakni pengungkapan sabu 536,84 kilogram asal Pakistan yang dibawa via laut.

Di mana pada Rabu (21/4) lalu, BNN menggerebek sebuah rumah yang menjadi gudang penyimpanan narkoba di daerah Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Adapun sabu yang berasal dari Pakistan tersebut dimasukkan ke dalam 420 boks plastik.

Dari kasus ini, petugas mengamankan BU, MUR serta warga binaan lapas berinisial AM dan MT. Kemudian AZ, warga negara asing yang diduga ikut terlibat.

Selanjutnya, BNN berhasil menggagalkan peredaran 26,66 kilogram sabu yang melibatkan oknum anggota DPRK Bireun.

Pada Selasa (20/4) lalu, petugas mengamankan NH, US dan RU.

Baca: Oknum Perwira dan Bintara di Surabaya Pesta Narkoba Bareng 3 Warga, Sabu dan Sekoper Senpi Disita

US alias Usman merupakan seorang anggota DPRK Bireun yang diamankan bertugas sebagai pengedar.

Terakhir, pada Selasa (27/4) lalu, BNN bersama Bea Cukai berhasil menyita 17,81 kilogram sabu dalam tabung gas di sekitar Pulau Burung dan memberhentikan kapal kayu bernama KM Tohor Jaya.

Sebanyak 17,81 kilogram sabu yang merupakan dimasukkan ke dalam dua tabung gas dengan modus menggunakan bungkus teh China. (*)

Baca juga berita terkait di sini

# Badan Narkotika Nasional # BNN # narkoba # sabu # Bireuen # peredaran narkoba jaringan internasional

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Editor: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved