Rabu, 21 Januari 2026

Gak Ruwet Gak Ribet

Apa Itu Kardiomiopati?

Selasa, 27 April 2021 21:03 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kardiomiopati merupakan penyakit jantung yang mempengaruhi bagian otot jantung.

Dikutip oleh Kompas.com dari American Heart Association, kardiomiopati dapat membuat otot jantung membesar, tebal, kaku, atau membentuk jaringan parut.

Ketika jantung sudah memburuk, kinerja organ vital akan melemah.

Hal ini berakibat jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh dengan optimal dan mengganggu kelistrikan jantung.

Jika tidak segera ditangani, kardiomiopati dapat menyebabkan komplikasi seperti gangguan irama jantung atau aritmia, masalah katup jantung, hingga gagal jantung.

Kardiomopati terdiri dari beberapa jenis, di antaranya adalah:

- Kardiomiopati dilatasi
- Kardiomiopati hipertrofik Kardiomiopati restriktif
- Displasia ventrikel kanan aritmogenik
- Transthyretin amyloid cardiomyopathy (ATTR-CM)

Tidak hanya itu, ada beberapa jenis kardiomiopati yang tidak terklarifikasi, satu di antaranya kardiomiopati akibat stres yang juga dikenal sebagai sindrom patah hati.

Beberapa jenis kardiomiopati tersebut memiliki tanda dan gejala beragam.

Dilansir dari Mayo Clinic, kebanyakan penderita jarang merasakan ada gangguan pada otot jantungnya di tahap awal penyakit.

Akan tetapi, seiring berkembangnya penyakit, penderita dapat merasakan gejala kardiomiopati seperti:
- Pusing
- Sesak napas saat beraktivitas maupun istirahat
- Tungkai, pergelangan kaki, dan kaki bengkak
- Perut kembung karena penumpukan cairan
- Batuk saat posisi tubuh berbaring
- Susah berbaring terlentang
- Kelelahan
- Detak jantung cepat atau jantung berdebar-debar
- Dada terasa tidak nyaman atau tertekan
- Kerap pingsan

Baca: 5 Cara Sederhana Mencegah Penyakit Jantung, Jangan Duduk Lama hingga Jaga Kesehatan Gigi

Baca: Seorang Guru Ditemukan Tewas & Membusuk di Rumahnya di Jayapura, Korban Punya Riwayat Sakit Jantung

Jika Tribunners merasakan gejala yang disebutkan di atas, segeralah ke dokter, karena gejala kardiomiopati akan memburuk apabila tidak segera ditangani.

Penyebab kardiomiopati bisa terdiri dari beberapa faktor, yakni:

- Faktor keturunan
- Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
- Kerusakan jaringan jantung karena serangan jantung
- Detak jantung cepat terus-menerus
- Gangguan katup jantung
- Infeksi Covid-19
- Gangguan metabolisme seperti obesitas, penyakit tiroid, atau diabetes
- Kekurangan vitamin dan mineral esensial seperti vitamin B1
- Komplikasi kehamilan
- Penumpukan zat besi di otot jantung
- Peradangan di jantung dan paru-paru
- Penumpukan protein abnormal di organ
- Gangguan jaringan ikat
- Konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang
- Efek samping penyalahgunaan narkoba
- Efek samping sejumlah obat kemoterapi dan radiasi kanker

Penyakit jantung tersebut bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup yang sehat.

Dengan menjalankan pola makan sehat dan seimbang, rutin berolahraga, cukup tidur, mengendalikan stres, dan menghindari alkohol maupun narkoba. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenali Apa itu Kardiomiopati, Gejala, dan Penyebabnya"

# otot jantung # Kardiomiopati # penyakit jantung

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Falza Fuadina
Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved