Selasa, 21 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Fakta-fakta Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 di Utara Bali

Kamis, 22 April 2021 08:59 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) sekira pukul 03.00 Wita.

Kapal tersebut dilaporkan hilang saat berada di perairan, sekira 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Berikut fakta-fakta terkait hilangnya salah satu dari lima kapal selam yang dimilik Indonesia tersebut.

Dilansir oleh Kompas.com, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengonfirmasi hilangnya Kapal Selam Nanggala-402.

Diduga, kapal yang dijuluki sebagai monster bawah laut tersebut berada di palung, di kedalaman 700 meter laut Bali.

Kendati demikian, Marsekal Hadi masih berharap Nanggala dapat segera ditemukan meski muncul dugaan kapal itu berada di dalam palung.

Hadi rencananya akan meninjau langsung ke lokasi titik terakhir Nanggala pada hari ini, Kamis (22/4).

Saat hilang, sebanyak 53 orang berada di dalam Kapal Slam KRI Nanggala-402, di antaranya 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Kapal tersebut dipimpin oleh Komandan KRI Nanggala, Letkol Laut Heri Octavian.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Marsekal Pertama Yulis Widjojono, KRI Nanggala meminta izin menyelam pukul 03.00 waktu setempat.

Baca: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak: Diduga Black Out hingga Tangki BBM Bocor

Baca: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak di Perairan Bali, Minta Bantuan Singapura dan Australia

Seusai izin diberikan, tak berselang lama, kapal selam tersebut hilang kontak.

Fakta berikutnya, ditemukan adanya tumpahan minyak di sekitar posisi awal kapal tersebut menyelam.

Hal itu diungkapkan oleh Biro Humas Kemhan dalam rilisnya.

"Pada pukul 07.00 WIB melalui pengamatan udara dengan helikopter, ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi awal menyelam," demikian keterangan tertulis Biro Humas Kemhan, Rabu (21/4/2021) malam.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut, Indonesia telah meminta bantuan Singapura dan Australia yang memiliki kapal penyelamat kapal selam untuk membantu pencarian.

Hingga Rabu (21/4) malam, upaya pencarian masih dilakukan dengan mengirimkan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta, dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau untuk membantu pencarian dengan menggunakan side scan sonar.

Untuk diketahui, Kapal Selam KRI Nanggala-402 juga dijuluki sebagai monster bawah laut.

Saat itu KRI Nanggala-402 menunjukkan kemampuannya dengan menembakkan torpedo.

Kapal selam itu pun berhaisl menenggelamkan KRI Rakata yang dijadikan sebagai sasaran tembak saat latihan.

(Tribun-video.com/Kompas.com)

# TRIBUNNEWS UPDATE # Kapal Selam # KRI Nanggala-402 # Hilang kontak # Bali # Marsekal Hadi Tjahjanto

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 5 Fakta Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 di Utara Bali, Bawa 53 Orang hingga Ditemukan Tumpahan Minyak

Baca berita terkait di sini

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved