Kamis, 30 April 2026

INDONESIA UPDATE

Fakta Lain Diungkap Ombudsman soal Terbakarnya Kilang Balongan, Sebut Ada yang Ditutupi dari Warga

Kamis, 15 April 2021 14:38 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Ombudsman RI Hery Susanto mengungkap hasil investigas terkait kebakaran tangki Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu.

Dari investigasi tersebut, setidaknya ada beberapa fakta yang akhirnya terungkap dalam kasus kebakaran ini.

Ada pula dugaan bahwa pihak PT Pertamina Balongan terkesan menutupi bau menyengat sebelum kebakaran hebat terjadi.

Investigasi yang dilakukan Ombbudsman diketahui dilakukan pada 7-8 April 2021.

Hery menjelaskan, warga Balongan pada Minggu (28/3/2021) pukul 21.30 WIB, telah mendatangi Humas Pertamina karena mencium bau yang menyengat dari kilang Pertamina sejak sore.

Namun karena merasa tak mendapatkan tanggapan dari sekuriti, membuat warga emosi dan melakukan pelemparan ke kantor Pertamina tersebut,

Sekira pukul 22.00 WIB, warga yang melakukan protes lantas dibubarkan kepolisian.

Sampai akhirnya, ukul 23.45 WIB terjadi ledakan kecil dan kemudian ada ledakan yang lebih besar pukul 00.45.

Hery menuturkan, setidaknya ada lima kesimpulan terkait hasil investigasi Ombudsman.

Baca: Olah TKP Selesai, Polri Bawa Barang Bukti Kebakaran Kilang Balongan Untuk Uji Laboratorium

Pihaknya menjelaksan, penyebab terjadinya insiden kebakaran empat tangki Pertamina sampai saat ini masih dalam proses investigasi baik dari internal Pertamina yang melibatkan pihak independen dan Bareskrim Polri.

Yang juga disorot Ombudsman adalah sebelum kejadian kebakaran kilang minyak tersebut tidak direspon oleh PT Pertamina dan tidak ada keterbukaan informasi mengenai kondisi kilang minyak Balongan PT Pertamina pada saat sebelum kejadian yang dialami.

Dari keterangan ombudsman, insiden kebakaran Pertamina tidak memengaruhi pasokan BBM. dari 71 tangki, yang terbakar hanya 4 tangki dengan kapasitas 7% dari seluruh BBM yang dihasilkan di Kilang Balongan.

Kemudian, fakta lain yang juga diungkap yakni kebakaran Kilang Balongan bukan kali pertama terjadi.

Ia menjelaskan, kebakaran pertama terjadi pada Oktober 2007. Namun pada insiden tersebut, api tidak merusak fasilitas produksi dan hanya mengganggu fasilitas pembuangan limbah.

Kebakaran kedua terjadi pada 4 Januari 2019 pukul 09.40 WIB di kawasan Kilang Minyak Balongan.

Insiden tersebut terjadi pada fasilitas pemasok gas milik PT Pertamina EP Aset 3 ke pengolahan minyak Kilang Balongan.

Ketiga, yang sekaligus insiden teranyar terjadi kebakaran dahsyat di Kilang Balongan pada 29 Maret 2021 pukul 00.45 WIB.(*)

# INDONESIA UPDATE # Ombudsman # Kilang Balongan # Indramayu # kebakaran

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Nila
Videografer: fajri digit sholikhawan
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved