Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Kisah Tati Si Manusia Silver yang Kehilangan Satu Bola Matanya karena Terinfeksi Cairan Cat

Rabu, 14 April 2021 16:14 WIB
Tribunnews.com
Editor: Sigit Ariyanto | Reporter: Dea Mita | Video Production: Erwin Joko Prasetyo

TRIBUN-VIDEO.COM - Kondisi ekonomi yang sulit membuat seseorang mau melakukan apa saja seperti menjadi manusia silver demi mendapatkan nafkah.

Namun pekerjaan menjadi Manusia Silver memiliki risiko terhadap kesehatan karena cat yang didunakan untuk melumuri tubuh mengandung cairan kimia.

Seperti kisah Tati, si Manusia Silver yang harus kehilangan satu bola matanya akibat terinfeksi cairan kimia cat yang tidak sengaja masuk ke matanya.

Tati merupakan satu dari sekian banyak orang yang mencari nafkah dengan menjadi manusia silver.

Sebagai informasi, cat yang digunakan oleh manusia silver disebut bukanlah cat khusus untuk tubuh.

Biasanya manusia silver menggunakan cat sablon yang dicampur minyak goreng atau minyak tanah agar bisa bertahan lama.

Malang nasib Tati, akibat menjadi manusia silver, satu matanya terinfeksi cairan kimia cat yang biasa dipakai karena tak sengaja masuk ke matanya.

Karena itu, kini Tati harus merelakan satu bola matanya diangkat agar tidak membahayakan kesehatannya.

Baca: Seorang Wanita Kehilangan Satu Bola Matanya setelah Berprofesi Jadi Manusia Silver

Baca: Viral Video Manusia Silver Lempari Truk Kontainer dengan Batu, Berawal dari Minta Tumpangan

Dikutip Tribunnews.com dari laman resmi Kemensos.go.id, Tati sudah mengeluhkan matanya yang sakit sejak dua bulan yang lalu.

"Sejak dua bulan lalu sudah sakit," kata Tati dikutip dari laman resmi Kemensos.go.id.

Beruntung, Tati bisa mendapatkan bantuan ketika Mensos Tri Rismaharini tak sengaja mendapati Tati yang tengah tidur di kawasan Petojo, Jakpus pad 26 Maret 2021.

Sehingga ia bisa melakukan operasi pengangkatan bola matanya secara gratis.

Sementara, Dokter Spesialis Mata RS dr Saiful Anwar Malang, Dr dr Nina Handayani SpM, saat dimintai pendapat menjelaskan bahaya dari cat yang tidak dibuat khusus untuk tubuh.

Apalagi jika digunakan dalam jangka panjang bisa memicu peradangan khususnya pada bagian mata yang bisa berakibat fatal.

"Baik dari reaksi peradangan yang ringan, maupun kerusakan yang lebih parah pada daerah pada depan mata," kata dr Nina kepada Tribunnews.com, Selasa (13/4/2021).

Menurutnya, hal yang dialami Tati kemungkinan besar karena infeksi yang dialami sudah terlalu lama dibiarkan dan tidak diobati.

"Mungkin dibiarkan saja tidak diobati obat tetes mata seadanya. Reaksi peradangan itu terjadi terus menerus kemudian menyebabkan infeksi."

Sehingga menyebabkan infeksi parah pada matanya hingga harus menjalani operasi.

"Kuman bisa masuk, bakteri bisa masuk, lalu menyebabkan korneanya itu juga rusak. Kemudian kalau korneanya rusak atau luka, bisa jadi korneanya itu bolong kalau sampai kerusakkannya itu parah dan tidak diobati," pungkasnya. (Tribun-video.com/Tribunnews.com)

# TRIBUNNEWS UPDATE # manusia silver # Tri Rismaharini # bola mata # cairan kimia

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tati Harus Kehilangan Satu Bola Matanya setelah Berprofesi Jadi Manusia Silver, Ini Tanggapan Dokter

Baca berita terkait di sini

Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved