Yandex

Terkini Daerah

Seorang Wanita Kehilangan Satu Bola Matanya setelah Berprofesi Jadi Manusia Silver

Rabu, 14 April 2021 15:04 WIB
Tribunnews.com
Editor: Tri Hantoro | Video Production: Fitriana SekarAyu

TRIBUN-VIDEO.COM - Tati adalah satu dari sekian banyak orang yang mencari nafkah dengan menjadi manusia silver.

Akibat menjadi manusia silver, mata Tati harus terinfeksi akibat cairan kimia yang tak sengaja masuk ke matanya.

Cairan kimia itu berasal dari cat silver yang setiap hari ia pakai.

Akhirnya Tati harus merelakan satu bola matanya diangkat agar tidak membahayakan kesehatannya.

Sebelumnya, Tati sudah mengeluhkan matanya sakit sejak dua bulan yang lalu.

"Sejak dua bulan lalu sudah sakit," kata Tati dikutip dari laman resmi Kemensos.go.id.

Beruntung, Tati bisa mendapatkan bantuan langsung dari Kementerian Sosial.

Sehingga ia bisa melakukan operasi pengangkatan bola matanya secara gratis.

Penggunaan Cat Silver Bisa Berikan Dampak Berbahaya

Dokter Spesialis Mata RS dr Saiful Anwar Malang, Dr dr Nina Handayani SpM, mengatakan cat atau bahan yang tidak dibuat khusus untuk tubuh dikhawatirkan akan berbahaya jika digunakan.

Perlu diketahui, jika digunakan secara terus menerus, cat silver yang dipakai para manusia silver ini juga bisa memberikan dampak berbahaya.

Karena dikhawatirkan zat kimia yang ada di dalam cat bisa diserap tubuh dan berakibat fatal.

Contohnya adalah Tati, ia mengalami infeksi pada matanya dan harus menjalani operasi pengangkatan salah satu bola matanya.

Menurut dr Nina, zat kimia yang tepercik ke dalam mata bisa menyebabkan reaksi pada mata.

Bisa terjadi reaksi peradangan ringan, atau kerusakan yang lebih parah di bagian mata.

"Untuk mata itu sendiri kalau seandainya memang tepercik ke dalam mata sedangkan dalam cat itu ada zat kimia. Dan kita mengenal trauma kimia pada mata jadi kalau ada suatu bahan atau benda bahan kimia itu bisa menyebabkan reaksi pada mata."

"Baik dari reaksi peradangan yang ringan, maupun kerusakan yang lebih parah pada daerah pada depan mata," terangnya.

Untuk kasus infeksi yang dialami Tati, dr Nina tidak bisa menjelaskan secara detail apa penyebabnya, karena untuk mengetahuinya harus dengan pemeriksaan langsung.

Namun kemungkinan besar infeksi yang dialami Tati karena terlalu lama dibiarkan dan tidak diobati.

Sehingga menyebabkan infeksi parah pada matanya hingga harus menjalani operasi.

"Karena ada zat kimia atau bahan kimia yang masuk ke dalam mata kemudian menyebabkan iritasi biasanya. Mungkin dibiarkan saja tidak diobati obat tetes mata seadanya. Reaksi peradangan itu terjadi terus menerus kemudian menyebabkan infeksi."

"Kuman bisa masuk, bakteri bisa masuk, lalu menyebabkan korneanya itu juga rusak. Kemudian kalau korneanya rusak atau luka, bisa jadi korneanya itu bolong kalau sampai kerusakkannya itu parah dan tidak diobati," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tati Harus Kehilangan Satu Bola Matanya setelah Berprofesi Jadi Manusia Silver, Ini Tanggapan Dokter

Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved