Hilal Tak Terlihat di Padang, BMKG: Awan awan Banyak Tumbuh di Atas Lautan
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUN-VIDEO.COM - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang melakukan penglihatan hilal di Gedung Kebudayaan, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (12/1/2021).
Kepala BMKG Padang Panjang, Irwan Slamet mengatakan, pihaknya tidak melihat bulan saat melakukan penglihatan hilal bersama Kementerian Agama (Kemenag) Perwakilan Sumbar.
"Seperti yang kita prediksikan dari 100 persen penampakan bulan hanya 0,19 persen, sangat kecil sekali, makanya kita tidak bisa melihat hilal," kata Irwan.
Menurut Irwan, sepanjang sejarah rukyatul hilal yang diamati menjelang Ramadan, hilal di wilayah Sumbar memang sulit terlihat dan tidak pernah terlihat.
Hal itu karena Padang memiliki lautan yang luas. Awan-awan banyak tumbuh di atas lautan.
Meskipun begitu, Irwan mengungkapkan, 1 Ramadan jatuh pada 13 April 2021.
Sementara, Penyusun Bahan Hisab Rukyat Kemenag Sumbar Ikhsanul Fikri menyampaikan, dari hasil hisab Ramadan 2021 ijtimak terjadi pada Senin pukul 09.33 WIB.
Kemudian, ketinggian hilal di Kota Padang 3 derajat 50 menit 29,97 detik.
"Kalau ketinggian hilal tersebut, itu sudah bisa dirukyat. Namun karna keadaan cuaca berawan tebal, maka tidak berhasil mengamati hilal," ungkap Ikhsanul Fikri.
Dia menambahkan, matahari terbenam pukul 18.22 WIB. Saat matahari terbenam, baru mulai melakukan observasi.
Ikhsanul Fikri menyampaikan, usai melakukan Rukyatul Hilal, pihaknya akan langsung mengirim laporan ke pusat sebagai salah satu pertimbangan dalam sidang isbath yang digelar Kementerian Agama.(*)
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
Musik
Lirik Lagu Keliling - Farrel Hilal: Keliling Kota Raya dengan Atap Tеrbuka
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.