Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Polri Tantang Masyarakat yang Kerap Komentar soal Kasus Kematian Laskar FPI Jadi Saksi

Kamis, 8 April 2021 15:34 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Media sosial merupakan platform terbuka yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Kerap kali, komentar warganet dalam dunia maya seakan tidak terkontrol dan dapat menimbulkan banyak persepsi.

Kali ini, aparat kepolisian RI menantang masyarakat yang kerap berkomentar soal kasus kematian Laskar FPI di Tol Japek KM 50, untuk mendaftarkan diri sebagai saksi.

Dilansir oleh Tribunnews.com, hal itu disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

Kombes Ahmad mengatakan, aparat kepolisian RI terbuka untuk diberikan masukan dari masyarakat soal kasus tersebut.

Baca: Polisi Tantang Masyarakat yang Suka Komentar Beri Petunjuk soal Laskar FPI untuk Daftar Jadi Saksi

Artinya, siapa saja yang ingin melibatkan diri membantu Polri dalam pengungkapan kasus itu secara terbuka, taat aturan, dan berdasar undang-undang.

Bukan hanya memberikan komentar tak bertanggung jawab di media sosial.

"Artinya siapapun yang ingin melibatkan diri membantu Polri dalam pengungkapan ini kami terbuka, tetap aturan dan dasarnya UU. Jadi bukan yang komen, koar atau pun memberikan komen yang tidak bertanggung jawab tapi memberikan masukan," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/4/2021)

Secara hukum, keterangan dapat diterima sebagai alat bukti jika masyarakat mendaftarkan diri sebagai saksi.

Baca: Aziz Yanuar Pertanyakan Komandan Dua Polisi Tersangka Penembak Anggota Laskar FPI

Aturan itu terkandung dalam pasal 184 KUHAP. Dalam pasal itu, satu di antara alat bukti yang sah adalah keterangan saksi.

Atas dasar itu, Ahmad meminta masyarakat yang berkomentar terkait kasus Laskar FPI untuk mendaftarkan diri sebagai saksi.

"Saya memberi komentar, saya ingin dijadikan sebagai saksi, itu bisa. Saya ahli misalnya, saya ingin jadi saksi, saksi apa? Saksi ahli, tentu diatur dalam UU. Jadi kita tidak liar. Sekali lagi polri menghargai siapapun yang ingin melibatkan diri dalam membantu pengungkapan kasus KM 50 ini," tukas dia.

Polri menghargai siapa pun yang ingin melibatkan diri dalam membantu pengungkapan kasus KM 50 tersebut selama berdasar dengan ketentuan UU.

(Tribun-video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Masyarakat yang Suka Berkomentar Kasus Kematian Laskar FPI Ditantang Daftar Jadi Saksi

Baca berita terkait lainnya

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Reporter: Larasati Putri
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved