TRIBUNNEWS UPDATE
Video Pengakuan 4 Terduga Teroris yang Bergabung FPI, Akui Pernah Diminta Habib Cari Ilmu Kebal
TRIBUN-VIDEO.COM - Empat terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri mengungkap pengakuan mengejutkan.
Keempatnya mengaku menjadi bagian dari Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang kini sudah bubar.
Empat terduga teroris ini ditangkap buntut aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).
Dikutip dari KompasTV, keempat orang terduga pelaku ini mengaku bergabung dengan FPI pada tahun 2019 dan merencanakan aksi teror di Indonesia.
Salah satu terduga teroris bernama Zulaimi Agus mengaku bergabung dengan FPI pimpinan Rizieq Shihab untuk membalas perlakuan Brimob saat sengketa Pilpres 2019 di Bawaslu.
"Ini saya lakukan untuk membalas perlakuan kasar aparat Brimob pada kerusuhan di Bawaslu 2019 dan saya ingin menegakkan keadilan dengan cara saya sendiri," ucap Zulaimi.
Baca: Terduga Teroris Maliq Akui Beli Bahan Baku Aseton Peroksida hingga Remot Peledak Bom
Zulaimi juga mengaku membuat bahan peledak dari berbagai blog di internet.
Zulaimi juga menjelaskan bahwa ia terlibat dengan FPI sejak dua tahun lalu.
"Saya bergabung dengan organisasi FPI tahun 2019 melalui DPC Serang Baru, Kabupaten Bekasi Wakabid Jihad," kata Agus.
Sementara itu, terduga teroris Bambang Setiono mengaku bahwa ia merupakan pendukung FPI dan bergabung sejak Desember 2020.
"Saya Bambang Setiono menjadi simpatisan FPI sejak awal Desember 2020, tergabung majelis Latif Alyasin," papar Bambang Setiono.
Ia menyebut telah merencanakan serangan untuk menuntut mantan pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dibebaskan.
"(Saya) membuat bahan dari black powder dengan bahan HCl03 dari Zulaimi Agus di Sukabumi. (Saya) merencanakan aksi penyerangan kepada SPBU dengan bom molotov untuk menuntut bebas HRS," jelas Bambang.
Sedangkan Wiloso Jati, mengaku sempat menjadi anggota FPI dan menjadi laskar di DPC Jagakarsa tahun 2019.
"Saya Wiloso Jati. Saya adalah anggota FPI. Jabatan terakhir saya di FPI adalah sebagai laskar di DPC Jagakarsa tahun 2019," kata Wiloso Jati.
"Saya bergabung dengan kelompok Habib Husein pasca-penangkapan Habib Rizieq Shihab dan pembubaran FPI," lanjutnya.
Jati mengaku pernah menjalani latihan pembuatan bom dan ilmu kekebalan.
Baca: Dapat Bantuan dari Presiden Jokowi, Istri Terduga Teroris di Sukabumi Mengaku Untuk Bayar Utang Bank
Jati bahkan mengatakan bahwa Habib Rizieq pernah memerintahkan anggot FPI untuk mengisi ilmu kebal di Sukabumi.
"Saya pernah belajar sedikit pembuatan bom dari Zulaimi Agus. Habib juga pernah memerintahkan kepada anggota untuk mengisi ilmu kebal di Sukabumi di tempat Haji Popon sebagai pembekalan untuk persiapan aksi," kata Jati.
Terduga teroris terakhir yang membuat pengakuan adalah Ahmad Junaidi.
Ia mengaku menjadi pendukung Rizieq sepulangnya sang habib dari Indonesia.
"Saya atas nama Ahmad Junaidi salah satu anggota simpatisan dari FPI semenjak Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia," ungkap Ahmad Junaidi.
Ia juga selalu mengikuti pengajian yang dipimpin Habib Husein Hasni yang bertempat tinggal di Condet.
(Tribun-Video.com/ Tribunwow.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Kesamaan Pengakuan 4 Terduga Teroris: Baru-baru Ini Gabung FPI, Belajar Ilmu Kebal, dan Buat Bom
# FPI # Rizieq Shihab # Terduga Teroris
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: TribunWow.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Istri Viral Berselingkuh dengan Oknum TNI, Anggota Brimob Polda Sultra Minta Maaf: Urusan Pribadi
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Komandan Brimob Sebut Kini Utamakan 'Soft Power' Tangani Massa, Soroti Istilah Pasukan Huru-Hara
3 hari lalu
LIVE UPDATE
Penutupan Kejuaraan Menembak Brimob Xtreme 2026: Ajang Menembak Internasional Sarat Prestasi
Senin, 13 April 2026
Terkini Daerah
Kakek 71 Tahun Nikahi Gadis 18 Tahun di Luwu, Mahar Rp100 Juta dan Motor Jadi Sorotan Publik Viral
Senin, 13 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.