Kamis, 30 April 2026

Kapolri Instruksikan 7.000 Personel Brimob Siaga Hadapi Gejolak Global 2026

Selasa, 21 April 2026 19:00 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi kepada seluruh jajaran Korps Brimob Polri untuk meningkatkan kewaspadaan penuh dalam menghadapi dinamika situasi global yang kian memanas di tahun 2026.

Instruksi ini disampaikan langsung oleh Kapolri saat memberikan arahan kepada 7.000 personel Brimob dalam Apel Pengarahan dan Pembukaan Rakernis Korps Brimob Polri di Lapangan Mako Korbrimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (21/4/2026).

Kapolri Jenderal Pol menyoroti konflik yang terjadi di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Israel dan Iran yang melibatkan Amerika Serikat serta berdampak pada negara-negara teluk seperti Lebanon.

Situasi di Timur Tengah semakin memanas usai Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari 2026.

Setelah serangan tersebut Iran melakukan serangan balasan kepada pusat-pusat militer AS dan juga yang paling mengguncang dunia menutup Selat Hormuz.

"Kita harus terus mengikuti dan mewaspadai dampak ataupun implikasi dari konflik yang terjadi antara Israel melawan Iran. Ini menimbulkan eskalasi global yang meningkat dan akan menjadi ancaman apabila tidak segera didamaikan," ujar Kapolri di hadapan ribuan personel berbaret biru tersebut.

Kapolri menjelaskan, gangguan di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital energi dunia dapat memicu lonjakan harga minyak hingga 200 USD per barel, yang secara langsung akan berdampak pada stabilitas keamanan di dalam negeri.

Sebagai garda terdepan Polri dalam menangani gangguan keamanan berintensitas tinggi, Kapolri meminta personel Brimob tidak hanya sekadar berjaga, tetapi juga melakukan persiapan teknis yang matang.

"Rekan-rekan adalah andalan pada saat situasi betul-betul membutuhkan kehadiran rekan-rekan. Tolong pelajari betul eskalasi yang ada, persiapkan peralatan yang rekan-rekan miliki," tegasnya.

Di akhir arahannya, mantan Kabareskrim ini juga menitipkan pesan penting mengenai sinergitas.

Ia meminta Brimob untuk terus membangun komunikasi yang kuat dengan mitra strategis, terutama TNI.

"Jaga soliditas dengan mitra-mitra dan rekan-rekan lain, dengan TNI. Bangun komunikasi yang baik sehingga di lapangan kita bisa menghadapi masalah bersama-sama," pungkas Jenderal Listyo Sigit.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved